kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sarinah buka toko online bulan ini


Kamis, 17 Agustus 2017 / 21:40 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - PT Sarinah (Persero) bakal merambah dunia online. Direktur Utama PT Sarinah GNP Sugiarta Yasa mengatakan, nantinya masyarakat dapat berbelanja secara online melalui sarinah store.

"Insya Allah dalam waktu dekat ini, Sarinah akan membuka platform gerai online. Bulan ini mulai launching sarinah.store," kata Sugiarta, kepada wartawan, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Kamis (17/8).

Perseroan juga akan menciptakan aplikasi yang dapat diunggah di sistem Android dan sistem operasi lainnya. Dengan demikian, nantinya masyarakat dapat melihat dan membeli produk-produk yang dijual di Sarinah melalui telepon seluler.

"Melihat Sarinah dalam genggaman," kata Sugiarta. Dia menjelaskan, Sarinah akan mencoba memperkenalkan platform online ini kepada masyarakat. Ia berharap, masyarakat dapat terus memberi masukan kepada perseroan untuk lebih menyempurnakan platform tersebut.

Perseroan tak memasang target tinggi dalam transaksi melalui toko online Sarinah. "Kami menargetkan dalam tahun ini transaksi yang katakanlah rata-rata Rp 1 miliar sudah cukup," kata Sugiarta.

Sebelumnya Sugiarta mengatakan ada pergeseran pola belanja masyarakat. Saat ini, lanjut dia, masyarakat lebih menyenangi belanja online ketimbang harus datang ke pusat perbelanjaan. Hal ini pula yang mengakibatkan pelambatan pertumbuhan ritel.

Pergeseran ini juga berdampak pada pertumbuhan Sarinah. Menurut dia, kini perseroan hanya tumbuh sekitar 8 persen. Padahal, biasanya pertumbuhan perseroan mencapai 15-20 persen. Sedangkan pertumbuhan industri ritel secara keseluruhan sekitar 5-7 persen.

Sugiarta mengakui industri ritel sedang mengalami masa sulit. "Akhir tahun ini, kami berharap tumbuhnya di atas 15%," kata Sugiarta. (Kurnia Sari Aziza)

Artikel ini telah dipublikasikan Kompas.com dengan judul: Sarinah Rambah Bisnis Online

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×