kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Satelit Nusantara Satu milik PSN diharapkan dongkrak bisnis di segmen ritel


Rabu, 23 Januari 2019 / 16:40 WIB
Satelit Nusantara Satu milik PSN diharapkan dongkrak bisnis di segmen ritel


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) akan meluncurkan satelit ke enamnya pada pertengahan Februari 2019 mendatang. Satelit Nusantara Satu adalah nama yang disepakati PSN untuk satelit yang bakal mengorbit di 146 derajat bujur timur tepat di atas Papua.

Direktur Utama PSN Adi Rahman Adiwoso mengatakan, satelit Nusantara Satu diharapkan dapat mendorong bisnis untuk segmen ritel PSN. "Saat ini kontribusi wholesale dan B2B (korporasi) 85%," katanya pada Rabu (23/1).

PSN memang berharap pada waktu-waktu mendatang, bisnis dengan segmen pasar ritel bisa berkontribusi sepertiga dari total pendapatannya. Masih tingginya jumlah penduduk yang daerahnya belum mendapat koneksi itulah yang jadi potensi. PSN menghitung jumlahnya sekitar 25 juta masyarakat yang bisa disasar. Saat ini aktivitas bisnis yang menyasar segmen ritel itu sudah berlangsung.

PSN bekerjasama dengan operator lokal untuk menjual layanan itu. Pengguna yang akan menggunakan layanan itu harus membeli voucher kemudian akan memperoleh username dan password. Adapun harga yang dipatok adalah Rp 100.000 per satu gigabyte. Tetapi karena yang menjual ke pasar ritel adalah operator lokal itu, besar kemungkinan harganya sedikit lebih mahal.

Untuk mendukung itu, Satelit Nusantara Satu itulah yang bakal jadi tulang punggung bisnis ritel PSN. PSN sendiri telah memanfaatkan transponder dari Nusantara Satu untuk kelangsungan bisnis itu. "Nusantara Satu memiliki 70% okupansi saat diluncurkan," tambah Adi.

Tapi tak hanya untuk segmen ritel, Nusantara Satu juga bakal memperbesar cakupan bisnis termasuk untuk penjualan ke segmen korporasi. Sementara sisa 30% dari slot yang masih kosong bakal disewakan. Slot yang disewa itulah yang merupakan bisnis wholesale PSN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×