kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Segmen e-commerce masih mendominasi pendapatan SiCepat pada kuartal III 2019


Kamis, 10 Oktober 2019 / 17:33 WIB
ILUSTRASI. JAKARTA,06/09-PERTUMBUHAN SICEPAT EKSPRES. Konsumen mendapatkan pelayanan saat mengirimkan paket barang di Sicepat Ekspres di ITC Kuningan, Jakarta, Kamis (06/09). Pertumbuhan SiCepat Ekspres di tahun 2017 telah mencapai 177% sehingga SiCepat Ekspres beru


Reporter: Amalia Fitri | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Segmen pasar online atau e-commerce masih mendominasi pendapatan perusahaan logistik, SiCepat Ekspres dalam kuartal III 2019.

Chief Marketing Officer (CMO) SiCepat, Wiwin Dewi Herawati menyatakan bila terdapat lebih dari satu juta penjual yang menggunakan jasanya.

Baca Juga: Bukalapak segera ekspansi ke pasar Timur Tengah

"Segmen e-commerce masih mendominasi, sekitar 90% dari keseluruhan segmen pengiriman. Sisanya, kami memiliki segmen B2B yang bergerak mengirimkan dokumen dan non- ecommerce, tapi jumlahnya memang masih kecil karena memerlukan penanganan khusus," ujarnya pada acara Business Update yang diadakan di bilangan Jakarta, Kamis (10/10).

Dalam lima tahun ke depan, perusahaan yang berdiri sejak 2014 ini menargetkan bisa berada sebagai perusahaan logistik kedua terbesar di Indonesia. Seiring itu, SiCepat juga sudah melirik pasar ecommerce business di luar negeri, atau tepatnya perusahaan yang berada di kawasan regional Asia.

Wiwin melanjutkan, sama halnya dengan pegiat bisnis logistik lain, pihaknya masih berhadapan dengan pencarian alamat saat ekspedisi berlangsung. Alamat yang tidak tercantum dengan lengkap dan jelas, terkadang, menjadi tantangan besar bagi pihaknya memenuhi waktu pengiriman 15 jam sebagaimana yang dijanjikan.

"Hal ini kami tangani dengan membagi kurir pengantaran, kami bagi per klaster atau wilayah. Ada kurir yang hanya bertugas melakukan pick up dan mengantar ke tujuan. Bagi kurir yang mengantar ke tujuan, kami tempatkan kurir klaster daerah tersebut," jelasnya.

Baca Juga: Menjaga kelangsungan bisnis judi dengan teknologi terkini (2)

Tantangan lain yang dilihat Wiwin adalah promo yan digencarkan kompetitor. Keberadaan promo free ongkir, juga berpotensi mengancam biaya ekspedisi.

Namun dirinya melihat, pada tahun 2020 mendatang, pihaknya memiliki peluang untuk berkembang lebih jauh seiring dengan melambungnya bisnis perdagangan digital. Wiwin berkata, SiCepat bisa mengembangkan pula market share yang saat ini masih di posisi 5 atau 6.

"Selain itu pembangunan infrastruktur saat ini sudah lebih baik, terutama jalan tol dan lain-lain. Ini memudahkan mobilisasi dalam pengiriman barang juga," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×