kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.559.000   -11.000   -0,43%
  • USD/IDR 18.192   -10,00   -0,05%
  • IDX 5.282   16,18   0,31%
  • KOMPAS100 686   3,41   0,50%
  • LQ45 539   6,45   1,21%
  • ISSI 177   -2,03   -1,14%
  • IDX30 303   3,34   1,12%
  • IDXHIDIV20 406   6,22   1,56%
  • IDX80 79   0,40   0,52%
  • IDXV30 112   0,64   0,58%
  • IDXQ30 102   1,33   1,33%

Sektor pariwisata terdampak virus corona, penjualan Diageo Indonesia ambles


Selasa, 28 April 2020 / 16:36 WIB
ILUSTRASI. Diageo Indonesia


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Anna Suci Perwitasari

Adapun saat ini, Diageo Indonesia fokus pada recovery business plan setelah Covid-19 seperti halnya perusahaan-perusahaan yang lain.

Melansir catatan Kontan.co.id sebelumnya, Diageo Indonesia akan memanfaatkan insentif yang disiapkan pemerintah ke industri minol seperti penundaan pelunasan pita cukai bagi industri terdampak untuk menjaga arus kas perusahaan. 

Baca Juga: Hasil jajak pendapat MarkPlus: 54% masyarakat masih antusias traveling pasca Covid-19

Sebagai informasi saja, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) merelaksasi penundaan pembayaran pita cukai dari semula 60 hari 90 hari pemesanan bagi pemesanan pita cukai yang diajukan oleh pelaku usaha pada tanggal 9 April-9 Juli 2020.

Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 30/PMK.04/2020 tentang Perubahan Atas PMK Nomor 57/PMK.04/2017 tentang Penundaan Pembayaran Cukai untuk Pengusaha Pabrik atau Importir Barang Kena Cukai yang Melaksanakan Pelunasan dengan Cara Pelekatan Pita Cukai.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×