kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Selami bisnis air, ADHI pacu kontribusi anak usaha


Minggu, 03 September 2017 / 17:55 WIB


Reporter: Siti Maghfirah | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - Emiten yang bergerak di bidang kontruksi PT Adhi Karya Persero Tbk (ADHI) serius menjajaki lini baru bisnis mereka, yakni pengelolaan air bersih.

Untuk bisnis ini, Adhi Karya mengaku sedang bernegoisasi dengan investor asal Korea Selatan, K-Water untuk mendirikan usaha patungan (joint venture).

"Saat ini masih dalam tahap negoisasi. Tahun depan kami baru ajukan tender investasi ke Kementerian Pekerjaan Umum," ujar Direktur Keuangan ADHI Harris Gunawan, belum lama ini.

Harris melanjutkan, untuk proyek di PU ini ADHI menjadi insiator untuk proyek ini. Hal ini membuat ADHI memiliki privillege untuk proyek tender ini sehingga mempunyai kemungkinan besar untuk mendapatkannya.

Beberapa proyek swasta seperti gedung-gedung di Jakarta dan Surabaya, bendungan, dan jalan tol. Namun Harris masih enggan untuk menjelaskan detail karena masih dalam tahap pengajuan tender.

ADHI juga tengah mengikuti tender proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang lebih besar, yakni proyek SPAM di Bandar Lampung. Proyek ini merupakan hasil konsorsium konsorsium dengan PT Adaro Energy Tbk dan Suez. Nilai investasi proyek ini mencapai sekitar 700-800 milyar rupiah.

Menurut Harris, kontribusi dari investasi lini baru ini diharapkan dapat meningkatkan laba bersih dari anak perusahaan. "Saat ini kontribusinya baru 30%, kami harapkan dapat meningkat hingga 50%," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×