kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Semester II, Jababeka Residence akan merealisasikan pembangunan dua proyek baru


Selasa, 31 Juli 2018 / 15:46 WIB
Semester II, Jababeka Residence akan merealisasikan pembangunan dua proyek baru
ILUSTRASI. PT Jababeka Tbk


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jababeka Tbk (KIJA) melalui Jababeka Residence akan meluncurkan dua proyek baru pada semester II-2018. Peluncuran proyek tersebut dilakukan untuk mencapai target marketing sales atau penjualan pemasaran tahun ini yang dipatok Rp 1 triliun.

Proyek pertama, Jababeka Residence akan mengembangkan proyek business loft bertajuk Ginza di lahan seluas 3 hektare (ha). Ini merupakan kawasan properti seperti ruko dengan ketinggian tiga hingga enam lantai yang akan menjadi kawasan bisnis pendukung industrial.

Handoyo Lim, General Manager Corporate Marketing Jababeka Residence mengatakan, proyek business loft tersebut akan dirilis sebanyak 36 unit. Namun, tahap pertama mereka akan memasarkan 10 unit dulu yang dijual dengan harga mulai Rp 4,9 miliar-Rp 10 miliar. Satu unit paling kecil akan dibangun dengan lahan 100 meter persegi (m²).

"Ini adalah produk baru yang belum pernah ada di Kawasan Timur Jakarta. Kami akan merilis proyek ini karena Jababeka sebagai kawasan industri terbesar di Indonesia belum memiliki supporting industrinya. Jadi business loft ini nantinya akan jadi kantor perbankan dan kantor lain-lain," jelas Handoyo pada Kontan.co.id, belum lama ini.

Secara umum, Jababeka Residence melihat prospek pasar properti di wilayah Timur Jakarta sampai akahir tahun akan cerah sejalan dengan perkembangan kawasan industri dan pengembangan infrastruktur di wilayah tersebut.

Selain itu, kebijakan Bank Indonesia (BI) melonggarkan aturan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) yang akan semakin mendorong pertumbuhan pasar properti.

"Pelonggaran LTV akan mendorong pertumbuhan properti di wilayah Cikarang karena populasinya besar dan daya beli masyarakatnya juga tinggi karena UMR mereka paling tinggi," kata Handoyo.




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×