kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45931,36   3,72   0.40%
  • EMAS1.320.000 -0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Setelah 1,5 Tahun Tutup, Jungleland Adventure Milik JGLE Kembali Beroperasi


Jumat, 17 Desember 2021 / 18:28 WIB
Setelah 1,5 Tahun Tutup, Jungleland Adventure Milik JGLE Kembali Beroperasi


Reporter: Vina Elvira | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wahana hiburan milik PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE), Jungleland Adventure Themepark mulai kembali membuka operasionalnya pada Jumat 17 Desember 2021, setelah 1,5 tahun tutup sementara akibat gempuran pandemi Covid-19. 

Direktur Utama PT Jungleland Asia Resza Adikreshna mengungkapkan, selama kurang lebih tiga bulan pihaknya melakukan sejumlah persiapan, agar setiap area serta wahana permainan di Jungleland dapat berfungsi dengan baik sesuai dengan standar Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability (CHSE) yang ditetapkan pemerintah. 

"Kami mengundang beberapa vendor lokal dan internasional untuk melihat dan memberikan sertifikasi CHSE. Selama seminggu terakhir juga sudah mencoba (setiap wahana) dengan prokes ketat, baik dicoba oleh manusia dan juga karung," ungkap Resza dalam konferensi pers di Kawasan Sentul Nirwana, Kabupaten Bogor, hari ini. 

Resza melanjutkan, dengan dibukanya kembali wahana hiburan di kawasan Sentul ini, diharapkan pula dapat memberikan banyak peluang usaha serta lapangan pekerjaan bagi warga kawasan Sentul dan sekitarnya. 

Baca Juga: Ini Cara Bertahan Pengelola Jungleland di Tengah Pandemi

Tak hanya itu, hal ini juga dinilai merupakan titik terang bagi bangkitnya industri pariwisata di wilayah Bogor, setelah selama kurang lebih dua tahun harus berjuang melawan gempuran pandemi korona. Manajemen Jungleland Asia tidak membeberkan lebih detail terkait target pengunjung di momentum pembukaan ini, maupun hingga tahun 2022 mendatang.

Yang terang, di tahap awal pembukaan ini pihaknya mengestimasikan angka kunjungan ke Jungleland belum akan kembali seperti angka kunjungan pada saat sebelum adanya pandemi Covid-19, atau di atas tahun 2019.

"Kami tidak memberi target yang muluk, kami sadar juga ini masih fase new normal, dan butuh adaptasi dulu. Jadi sesuai prokes pemerintah kami batasin dulu untuk jumlah pengunjung," terang Chief Operation & Business Development Jungleland Asia Budi Adisseno. 

Meskipun begitu, pihaknya senantiasa optimistis dengan laju bisnis ke depan. Hal ini salah satunya didukung oleh program vaksinasi Covid-19 untuk anak di bawah umur, yang menjadi katalis positif bagi pengelola wahana rekreasi. 

 

Budi menambahkan, upaya pengembangan Jungleland juga tidak hanya akan berhenti sampai di sini saja. Ke depannya, ekspansi wahana dan sarana lainnya masih akan terus digaungkan oleh perusahaan. "Investasi pelan-pelan kami akan kembangkan lagi, tapi saya tidak mau sebut angkanya, tapi Isnha Allah bisa membuahkan hasil yang baik," tutur dia. 

Pihaknya juga tak menutup kemungkinan bahwa di masa yang akan datang, Jungleland akan hadir di kota-kota lain di Indonesia. 

Sebagai informasi, Jungleland menetapkan beberapa jenis harga tiket masuk. Di antaranya, tiket masuk tanpa wahana sebesar Rp 45,000, tiket terusan (sudah termasuk tiket masuk) Rp 175,000, serta tiket masuk lansia di atas 60 tahun dan anak di bawah 90cm gratis. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×