kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Sharp bersiap memperkuat lini bisnis laptop dengan menyasar segmen korporasi


Rabu, 12 Agustus 2020 / 17:33 WIB
ILUSTRASI. PT Sharp Electronics Indonesia (SEI) berencana menyasar segmen pasar laptop untuk korporasi.


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasca Sharp Corp menguasai saham Toshiba pada tahun 2018 silam, perusahaan global asal Jepang tersebut kini mulai mendorong bisnis laptopnya di Indonesia. PT PT Sharp Electronics Indonesia (SEI) berencana menyasar segmen pasar korporasi.

Andri Adi Utomo, Senior General Manager National Sales PT Sharp Electronics Indonesia mengatakan, sebenarnya produk laptop merupakan segmen bisnis yang terbilang baru bagi Sharp Indonesia. "Sharp memulai lagi bisnis laptop setelah Sharp corp mengakuisisi saham Dynabook dari Toshiba," ujarnya kepada Kontan.co.id, Rabu (12/8).

Lebih lanjut ia bilang, ke depannya Sharp Electronics Indonesia akan memperkuat brand laptop Dynabook tersebut, apalagi perusahaan elektronik ini sudah punya modal lewat jaringan penjualan dan servisnya yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk saat ini sasaran laptop Dynabook, kata Andry, ialah segmen pasar korporasi.

"Sasaran pasar notebook Sharp lebih ke pasar korporasi alias pasar buat kebutuhan perusahaan yg bisa dipesan sesuai kebutuhan perusahaan jadi business to business," terangnya.

Baca Juga: Penjualan laptop di semester II 2020 diprediksi tumbuh lebih dari 50%

Segmen pasar tersebut dipilih Sharp ketimbang segmen pasar laptop dasar, lantaran persaingan di segmen laptop basic sangat ketat dengan penawaran harga secara agresif murah. "Makanya kami bermain di laptop korporasi dengan harga kisaran Rp 9 juta - Rp 25 juta," sebut Andry.

Menurut Sharp Electronics Indonesia, segmen pasar korporasi cukup besar, meski belum ada detil market share-nya terhadap penjualan laptop nasional. Andry mengatakan untuk tahap awal Sharp akan membidik pangsa pasar sekitar 10% dari segmen tersebut.

Jangka panjangnya Sharp ingin menguasai pasar laptop di Indonesia. Memasuki masa pandemi ini, perusahaan mengakui bahwa terdapat tren kenaikan positif terhadap permintaan laptop di pasaran.

Baca Juga: Toshiba hengkang dari dunia laptop setelah tiga dekade, kalah bersaing

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×