kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.974   -39,00   -0,22%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Sharp bersiap memperkuat lini bisnis laptop dengan menyasar segmen korporasi


Rabu, 12 Agustus 2020 / 17:33 WIB
ILUSTRASI. PT Sharp Electronics Indonesia (SEI) berencana menyasar segmen pasar laptop untuk korporasi.


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasca Sharp Corp menguasai saham Toshiba pada tahun 2018 silam, perusahaan global asal Jepang tersebut kini mulai mendorong bisnis laptopnya di Indonesia. PT PT Sharp Electronics Indonesia (SEI) berencana menyasar segmen pasar korporasi.

Andri Adi Utomo, Senior General Manager National Sales PT Sharp Electronics Indonesia mengatakan, sebenarnya produk laptop merupakan segmen bisnis yang terbilang baru bagi Sharp Indonesia. "Sharp memulai lagi bisnis laptop setelah Sharp corp mengakuisisi saham Dynabook dari Toshiba," ujarnya kepada Kontan.co.id, Rabu (12/8).

Lebih lanjut ia bilang, ke depannya Sharp Electronics Indonesia akan memperkuat brand laptop Dynabook tersebut, apalagi perusahaan elektronik ini sudah punya modal lewat jaringan penjualan dan servisnya yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk saat ini sasaran laptop Dynabook, kata Andry, ialah segmen pasar korporasi.

"Sasaran pasar notebook Sharp lebih ke pasar korporasi alias pasar buat kebutuhan perusahaan yg bisa dipesan sesuai kebutuhan perusahaan jadi business to business," terangnya.

Baca Juga: Penjualan laptop di semester II 2020 diprediksi tumbuh lebih dari 50%

Segmen pasar tersebut dipilih Sharp ketimbang segmen pasar laptop dasar, lantaran persaingan di segmen laptop basic sangat ketat dengan penawaran harga secara agresif murah. "Makanya kami bermain di laptop korporasi dengan harga kisaran Rp 9 juta - Rp 25 juta," sebut Andry.

Menurut Sharp Electronics Indonesia, segmen pasar korporasi cukup besar, meski belum ada detil market share-nya terhadap penjualan laptop nasional. Andry mengatakan untuk tahap awal Sharp akan membidik pangsa pasar sekitar 10% dari segmen tersebut.

Jangka panjangnya Sharp ingin menguasai pasar laptop di Indonesia. Memasuki masa pandemi ini, perusahaan mengakui bahwa terdapat tren kenaikan positif terhadap permintaan laptop di pasaran.

Baca Juga: Toshiba hengkang dari dunia laptop setelah tiga dekade, kalah bersaing

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×