kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Sharp Indonesia sambut baik rencana peralihan siaran TV analog ke TV digital


Rabu, 29 September 2021 / 19:28 WIB
Sharp Indonesia sambut baik rencana peralihan siaran TV analog ke TV digital
ILUSTRASI. Sharp Indonesia menyambut rencana peralihan siaran TV analog ke TV digital


Reporter: Vina Elvira | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Komunikasi dan Informatika kini tengah gencar menyosialisasikan program migrasi TV analog ke TV digital. 

Dikutip dari laman resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika, siaran TV analog telah mengudara selama hampir 60 tahun di Indonesia dan akan digantikan oleh siaran TV digital selambat-lambatnya pada 2 November 2022. 

Sejumlah perusahaan produsen barang elektronik pun menyambut baik wacana tersebut. Seperti PT Sharp Electronics Indonesia misalnya, yang menyebut bahwa peralihan siaran TV analog ke TV digital akan berdampak positif terhadap produksi dan penjualan produk LED TV Sharp ke depan. 

"Kami sudah mempersiapkan dari awal tahun 2019," ujar Senior General Manager National Sales Sharp Electronics Indonesia Andri Adi Utomo kepada Kontan.co.id, Rabu (29/9). 

Baca Juga: Indonesia akan masuk era siaran TV digital, ini bedanya dengan analog

Sebagaimana diketahui, pandemi Covid-19 yang menerjang Tanah Air sejak tahun lalu turut berdampak negatif terhadap kinerja penjualan barang elektronik Sharp secara keseluruhan. 

Meskipun begitu, dampaknya ke bisnis produk LED TV tidak sebesar seperti barang elektronik lainnya. Hal ini lantaran terbatasnya mobilitas masyarakat untuk keluar rumah, yang justru membuat mereka semakin memiliki lebih banyak waktu untuk menonton siaran televisi. 

"Mengingat pandemi membuat orang lebih tinggal dirumah dan memaksa konsumen untuk mengurangi mobilitas sehingga punya waktu menonton televisi, apalagi pemerintah sudah banyak menginformasikan akan hilangnya siaran analog," jelas Andri. 

Namun di sisi lain, kinerja Sharp di tahun ini pun masih dihadapkan oleh sejumlah hambatan. Terutama dari sisi produksi, yang berhubungan dengan import IC serta lonjakan harga panel.  

"Sampai saat ini masih ada tren positif untuk LED TV. Namun issue sulitnya import IC dan harga panel yang tinggi membuat produksi tidak bisa memenuhi permintaan pasar," kata dia. 

Selanjutnya: 10 Merek Set Top Box untuk siaran TV digital yang bersertifikat Kominfo

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×