kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

Shield On Service (SOSS) optimistis UU Cipta Kerja jadi katalis positif ke kinerja


Rabu, 14 Oktober 2020 / 20:00 WIB
ILUSTRASI. Pekerja perusahaan alih daya atau outsourcing SDM, PT Shield On Service Tbk (SOSS).


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Shield On Service Tbk (SOSS) optimistis bakal ketiban berkah setelah disahkannya Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law. Salah satu yang menjadi katalis positif adalah meningkatnya permintaan tenaga kerja alih daya untuk memenuhi kebutuhan industri. 

Direktur Keuangan SOSS Prasetyo Wibowo mengatakan, jika mengacu pada RUU Cipta kerja, tentu memberikan dampak positif ke bisnis perusahaan. 

"Poin positifnya, memberikan peluang bagi industri alih daya untuk tumbuh  karena perusahaan yang baru masuk maupun sudah berkembang dimudahkan menggunakan jasa outsourcing," jelasnya kepada Kontan.co.id, Rabu (14/10). 

Baca Juga: Shield On Service (SOSS) targetkan kontribusi luar Jawa capai 30% di 2020

Maka dari itu, Prasetyo menambahkan, di tahun depan kinerja perusahaan akan meningkat baik dari penjualan maupun omzetnya. 

Sebagai upaya persiapan menghadapi meningkatnya permintaan tenaga kerja alih daya, Prasetyo mengatakan saat ini SOSS menjalankan program SOS Academy untuk pelatihan karyawan. Tujuan program ini adalah pekerja bisa disalurkan ke tempat atau sektor pekerjaan yang diperlukan. 

Selanjutnya: Shield On Service (SOSS) targetkan bisnis jasa parkir tumbuh dua kali lipat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×