kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45946,74   -6,06   -0.64%
  • EMAS1.014.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.04%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Siasati Kenaikan Harga Besi dan Baja, Ini Strategi PTPP


Jumat, 07 Oktober 2022 / 15:27 WIB
Siasati Kenaikan Harga Besi dan Baja, Ini Strategi PTPP
ILUSTRASI. PT PP (Persero) Tbk membenarkan kenaikan harga pada komoditas besi dan baja. KONTAN/Baihaki/


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PP (Persero) Tbk (PTPP) membenarkan kenaikan harga pada komoditas besi dan baja. Menanggapi fluktuasi harga tersebut, perseroan menggunakan strategi value engineering untuk diterapkan dalam pembangunan proyek mereka.

"Untuk harga besi dan baja memang terjadi kenaikan sejalan dengan kenaikan BBM, tapi kenaikan ini tidak setinggi periode sebelumnya di bulan Maret-April. Untuk proyek design and build kami melakukan strategi value engineering," kata Corporate Secretary PTPP Bakhtiyar Effendi kepada Kontan.co.id, Jumat (7/10).

Sebagai informasi, strategi value engineering adalah suatu teknik manajemen yang digunakan dengan pendekatan sistematis, kreatif, dan usaha yang terorganisir yang diarahkan untuk menganalisis berbagai hal sehingga memperoleh bangunan yang seimbang antara fungsi-fungsi yang dimiliki dengan biaya yang dikeluarkan dengan menghilangkan biaya-biaya yang tidak perlu, tanpa harus mengorbankan mutu, keandalan, performance dari suatu bangunan.

Baca Juga: PTPP Raih Kontrak Baru Sebesar Rp 16,4 Triliun Per September 2022

Pasalnya pasca kenaikan harga BBM, bahan-bahan material bangunan lainnya juga ikut naik. Bukan hanya komoditas besi dan baja, bahan material bangunan seperti semen, pasir, keramik, juga ikut naik. Hal ini dipastikan memiliki dampak yang signifikan pada eskalasi proyek.

Terkait hal tersebut PTPP selain melakukan strategi dengan menekan biaya, perseroan juga melakukan upaya lainnya lewat Asosiasi Kontraktor Indonesia yang telah mengirimkan surat kepada Pemerintah untuk segera mengakomodir kenaikan tersebut.

"Lewat Asosiasi Kontraktor Indonesia kami mengirimkan surat kepada pemerintah untuk mengakomodir kenaikan harga tersebut. Kita tetap coba bertahan terutama di core bisnis kami yaitu konstruksi," kata Bakhtiyar kepada Kontan (07/10).

Meskipun di tengah gempuran kenaikan harga di beberapa aspek, Bakhtiyar mengatakan APBN di sektor infrastruktur tetap akan bertumbuh.

"Sementara APBN di sektor infrastruktur tetap akan tumbuh, tetapi perlu waspada terhadap kondisi ekonomi, dengan manajemen risiko yg komprehensif. Dalam bisnis investasi kami fokus untuk penyehatan keuangan anak usaha, divestasi dan sangat selektif memilih investasi baru," kata Bakhtiyar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung Outlook 2023, Saham Hoki di Tahun Kelinci

[X]
×