kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.669.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

SKK Migas: Skema transisi Blok Corridor sangat penting bagi Pertamina


Senin, 29 Juli 2019 / 15:02 WIB
SKK Migas: Skema transisi Blok Corridor sangat penting bagi Pertamina


Reporter: Filemon Agung | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengumumkan perpanjangan operasi Blok Corridor selepas habis kontrak pada 2023 mendatang.

Pemerintah memastikan pada 20 Desember 2023 nanti, ketiga kontraktor eksisting akan tetap melanjutkan kiprahnya di Blok yang menyumbang 17% dari total produksi gas di Indonesia. Nantinya, akan ada perubahan Participating Interest (PI) untuk ketiga kontraktor tersebut.

Asal tahu saja, ConocoPhilips akan melanjutkan kiprah sebagai operator pada tiga tahun pertama masa kontrak baru. Sesudahnya Pertamina akan mengambil alih dengan menjadi operator hingga masa kontrak habis pada 2043 nanti.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto bilang keputusan pemerintah merupakan sesuatu yang penting bagi kesiapan Pertamina ke depannya.

"Apa yang dilakukan pemerintah tentu memperhatikan aspek legal dan akan penting bagi investasi dan transisi nantinya," sebut Dwi di Kantor Kementerian ESDM, Senin (29/7).

Lebih jauh Dwi memastikan pemerintah berkaca dari pengalaman Pertamina yang mengelola Rokan dan Mahakam dimana terus terjadi penurunan produksi. "Ini untuk keberlangsungan dan optimasi produksi dan lifting," sebut Dwi.

Masih menurut Dwi, ketiga operator mengajukan proposal tanda minat secara dua kali. Setiap kontraktor mengajukan secara individu dan juga mengajukan bersama-sama sebagai konsorsium.

"Tapi terakhir sepakat gabungan serta disampaikan usulan gabungan dengan komposisi seperti ini. Kami juga melihat bonus tandatangan dan Komitmen Kerja Pasti (KKP)," tandas Dwi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×