kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.035   52,00   0,29%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

Smelter Nikel Senilai US$ 3 Miliar Pangkas Produksi, Ini Penyebabnya


Jumat, 21 Februari 2025 / 11:34 WIB
Smelter Nikel Senilai US$ 3 Miliar Pangkas Produksi, Ini Penyebabnya
ILUSTRASI. PT Gunbuster Nickel Industry (PT GNI) di Morowali Utara, Sulawesi Tengah dilaporkan telah memangkas produksi hingga berpotensi tutup total.


Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Salah satu perusahaan smelter nikel terbesar di Indonesia, PT Gunbuster Nickel Industry (PT GNI) di Morowali Utara, Sulawesi Tengah dilaporkan telah memangkas produksi.

Melansir laporan Bloomberg, Kamis (21/02) ini terjadi beberapa bulan setelah perusahaan induknya di China, Jiangsu Delong Nickel Industry Co Ltd yang dikenal sebagai raksasa baja tahan karat, mengalami masalah.

PT GNI juga dilaporkan telah menunda pembayaran kepada pemasok nikel lokal hingga tidak dapat memperoleh bijih nikel, menurut orang-orang yang mengetahui situasi tersebut. Adapun, pabrik pemurnian tersebut kemungkinan akan segera menghentikan produksi jika situasi ini terus berlanjut.

Baca Juga: Smelter Nikel Indonesia Dikuasai Asing, Hilirisasi Masih Jauh dari Harapan

Selain permasalahan induk usaha, harga nikel global yang turun sejak akhir tahun 2022, membuat produksi bijih nikel di Indonesia diperketat selama hampir setahun terakhir, jika dibandingkan masa sebelumnya.

Untuk diketahui, di Indonesia, investasi PT GNI diresmikan pada 2021 oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan nilai investasi hampir US$ 3 miliar atau hampir Rp42 triliun (kurs saat itu). Smelter mereka yang beroperasi di kawasan industri milik Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI).

Dari sisi prosedur pemurnian, PT GNI menggunakan teknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) dengan 25 line produksi serta kapasitas pemurnian 1,9 juta ton Nickel Pig Iron (NPI) per tahun yang digunakan sebagai bahan baku stainless dan industri besi nickel alloy. 

Baca Juga: Produk Nikel Indonesia Dicap Hasil Kerja Paksa Oleh AS, Ada Kampanye Dirty Nickel?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×