kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Soal mebel, Indonesia kalah oleh Vietnam


Selasa, 11 Maret 2014 / 19:34 WIB
ILUSTRASI. Katalog Promo JSM Indomaret Periode 21-23 Oktober 2022.


Reporter: Handoyo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Meski memiliki sumber daya alam khusus, produk kayu yang berlimpah, namun kinerja ekspor produk kayu terutama mebel dari Indonesia masih jauh tertinggal.

Berdasarkan catatan Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia (AMKRI), dari US$ 112 miliar total perdagangan mebel dunia, China menduduki posisi pertama yang menguasai pasar senilai US$ 40 miliar.

Bandingkan dengan negara ASEAN lain seperti Vietnam, kinerja ekspor furniture Indonesia juga masih kalah.

Soenoto Ketua Umum Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia (AMKRI), pada Selasa (11/3) bilang, tahun lalu ekspor furniture Vietnam mencapai US$ 4 miliar, sementara Indonesia hanya bisa mengekspor US$ 1,7 miliar.  "Kita harus menyalip, beri kami jalan tol agar tidak kena hambatan," kata Soenoto.

AMKRI sendiri menargetkan lima tahun mendatang, kinerja ekspor furniture Indonesia akan naik signifikan, yakni mencapai US$ 5 miliar.

Soenoto bilang, target tersebut bisa tercapai asal dengan catatan terjadi pertumbuhan nilai ekspor rata-rata sebesar 20% setiap tahunnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×