kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Solusi Bangun Indonesia (SMCB) catat pertumbuhan pendapatan 6,55% tahun lalu


Rabu, 04 Maret 2020 / 06:45 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Kenia Intan | Editor: Yudho Winarto

Tidak hanya beban pokok pendapatan yang ditekan, penurunan beban juga dialami di pos distribusi dan penjualan hingga 15,05% menjadi Rp 1,05 triliun. Efisisensi pada beban-beban tersebut mampu mengimbangi kenaikan beban keuangan yang naik 15,58% menjadi Rp 842,37 miliar.

Ke depan, perusahaan di bawah PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) itu belum memiliki rencana untuk melakukan ekspansi. Saat ini kondisi keuangan SMCB masih berat karena menanggung utang yang cukup besar. 

Baca Juga: Penjualan Semen Indonesia Group (SMGR) mencapai 42,61 juta ton tahun lalu

Oleh karenanya, tahun ini SMCB tidak mengalokasikan capital expenditure (capex) atau alokasi belanja modal. "Ekspansi tidak ada, kami fokus sinergi untuk efisiensi," kata Agung lagi.

Ia menambahkan, langkah ekspansi akan maksimal jika dilakukan di tengah kondisi pasar semen bertumbuh dan persaingan pemain kurang ketat. Padahal yang terjadi saat ini, pasar semen stagnan, sementara persaingan pemain semen masih ketat. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×