kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Sriwijaya Air Siap Bersaing Dengan Maskapai Asing


Sabtu, 12 Juni 2010 / 10:45 WIB


Reporter: Gentur Putro Jati

JAKARTA. PT Sriwijaya Air siap bersaing dengan maskapai yang baru beroperasi.

Direktur Komersial PT Sriwijaya Air Toto Sursatyo bilang, dalam waktu 10 tahun ke depan pasar penumpang domestik Indonesia akan tumbuh dua kali lipat dari realisasi tahun lalu 43,5 juta penumpang. Potensi tersebut jelas menggiurkan bagi maskapai baru untuk bisa menikmatinya.

"Kalau sekarang ada 400 pesawat reguler yang beroperasi di Indonesia. Dengan pertumbuhan penumpang dua kali lipat, maka dibutuhkan 800 pesawat pada 2020. Pertanyaannya sekarang, bisa nggak maskapai yang ada sekarang memenuhi itu. Jadi industri ini memang butuh pemain baru," ujar Toto.

Namun, ia mengingatkan calon maskapai baru untuk menyiapkan modal yang besar dengan rencana pengembangan bisnis yang mantap sebelum memasuki industri penerbangan.

"Maskapai baru harus berkualitas, kredibel, dan kapitalnya cukup. Jangan masuk industri ini kalau hanya coba-coba, bisa buntung," tambahnya.

Seperti diketahui, awal tahun ini Kemenhub telah menerima permohonan SIUP dari sebelas perusahaan penerbangan. Perusahaan tersebut adalah FireFly, Fly Cargo, Megantara Air, Jatayu Airlines, North Aceh Air, Sultra Air, Phoenix, Love Air Services, Bee Air Charter, Spirit Global Service dan Life Air.

Namun, Indonesia National Air Carriers Association (INACA) meminta agar pemerintah menghentikan penerbitan SIUP tersebut sampai pemerintah meningkatkan infrastruktur bandara yang dinilai sudah tidak bisa mengimbangi bertambahnya jumlah pesawat dan pertumbuhan penumpang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×