Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Capital A (sebelumnya AirAsia Group) berupaya mengoptimalkan portofolio perusahaan-perusahaan non-aviasi di bawah naungannya untuk tahun ini dan jangka panjang.
Chief Executive Officer (CEO) Capital A, Tony Fernandes memaparkan, efisiensi sekaligus ekspansi portofolio bisnis menjadi langkah yang ditempuh pihaknya guna melancarkan arus pendapatan.
Asal tahu saja, saat ini Capital A menjadi induk untuk Asia Digital Engineering (ADE) di sektor maintenance, repair and overhaul, Teleport yang bergelut di bidang logistik, AirAsia MOVE sebagai platform online travel agent (OTA), AirAsia Next di bidang manajemen brand & intellectual property/IP, serta Santan yang bergerak di sektor makanan dan minuman (food & beverages/F&B).
Baca Juga: Setelah Cetak Rekor Laba Tertinggi, IPCC Kejar Pertumbuhan Dobel Digit Tahun Ini
“Kami menargetkan untuk mencapai kinerja yang baik pada tahun ini, meningkatkan capital size, mewujudkan rencana-rencana untuk memaksimalkan lima perusahaan kami,” katanya menjawab Kontan dalam konferensi pers virtual, Senin (30/3/2026).
Tony melanjutkan, melalui ADE, pihaknya tengah mengoptimalkan ekspansi hangar dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Pada paruh kedua 2026, secara regional, ADE akan menambah hanggar di Thailand, Filipina, dan Bahrain.
“Kami percaya dapat memperbaiki dan melakukan maintenance pesawat terbang dengan lebih cepat dan murah di dunia,” ujar dia.
Tak hanya itu, ADE juga akan mengembangkan kualitas talenta dengan membuka workshop baru dan pusat pelatihan di Nilai, Malaysia.
Sementara melalui Teleport, Capital A akan mengembangkan jaringan AirAsia dengan mengisi lebih dari 200 rute kargo yang belum terisi. Teleport juga menargetkan pertumbuhan pendapatan tambahan sebesar 45%, serta kontribusi e-commerce China terhadap transaksi bisa naik lebih dari 30%.
Baca Juga: Hanya 8% Pemda Alokasikan APBD untuk Transportasi Umum, MTI Desak Ada Inpres
Lebih lanjut, AirAsia MOVE mengoptimalkan ekspansi business-to-business (B2B) melalui pengembangan infrastruktur bagi mitra korporasi dan agen regional. Serta, membidik untuk bermitra dengan lebih dari 20 OTA dan 70.000 agen.
Kemudian, AirAsia Next akan fokus pada monetisasi merek. AirAsia Next mengembangkan model waralaba maskapai secara global, serta memperluas ekosistem di luar layanan penerbangan melalui AirAsia Hotels.
Adapun melalui Santan, Capital A akan mengoptimalkan ekspansi 500 gerai hingga tahun 2030. Secara margin, Santan akan berfokus pada 20% stock keeping unit (SKU) yang berkontribusi signifikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













