kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.784.000   -30.000   -1,07%
  • USD/IDR 17.345   79,00   0,46%
  • IDX 7.079   6,95   0,10%
  • KOMPAS100 956   1,36   0,14%
  • LQ45 683   0,90   0,13%
  • ISSI 255   0,00   0,00%
  • IDX30 380   1,07   0,28%
  • IDXHIDIV20 465   1,98   0,43%
  • IDX80 107   0,18   0,17%
  • IDXV30 136   1,22   0,90%
  • IDXQ30 121   0,31   0,26%

Strategi Pupuk Kaltim (PKT) Hadapi Kenaikan Bahan Baku Imbas Konflik Timur Tengah


Rabu, 29 April 2026 / 13:38 WIB
Strategi Pupuk Kaltim (PKT) Hadapi Kenaikan Bahan Baku Imbas Konflik Timur Tengah
ILUSTRASI. PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) (DOK/PT Pupuk Kaltim)


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT) turut menghadapi kenaikan harga bahan baku pupuk imbas penutupan Selat Hormuz yang dipicu konflik Timur Tengah.

Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim, Anggono Wijaya mengatakan, tantangan ini tak hanya dirasakan oleh pihaknya, tetapi juga perusahaan pupuk lainnya. Dalam menyiasati hal ini, ia bilang saat ini PKT tengah menggenjot efisiensi operasional.

"Jadi PKT punya program operational excellece, yaitu bagaimana kita memastikan fungsi operasional itu dijalankan dengan baik, dengan tata kelola yang benar," ujarnya dalam agenda silaturahmi media dengan Pupuk Kaltim di Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Baca Juga: Pemerintah Kaji Pemanfaatan CNG, Infrastruktur Hingga Kelayakan Ekonomi Disorot

Dalam mengoptimalkan efisiensi, tak lupa perusahaan pelat merah ini juga berfokus memperkuat manajemen risiko. Dengan begitu, kata Anggono, program-program efisiensi yang dijalankan dapat mengompensasi adanya kenaikan sejumlah biaya bahan baku.

"Sehingga, secara keseluruhan kenaikan biaya akibat dinamika global ini tak berdampak signifikan terhadap bisnis PKT," jelas dia.

Adapun salah satu upaya efisiensi perusahaan dilakukan melalui revamping atau peremajaan pabrik Ammonia Pabrik 2. Melalui revamping ini, perusahaan dapat menurunkan konsumsi energi sebesar 4 MMBTU per ton.

Selain itu, langkah ini juga membuat PKT memangkas emisi 110.000 ton CO2 ekuivalen melalui penghematan pemakaian gas alam. 

Saat ini, proyek revamping ini disebut masih dalam tahap pengujian kesiapan untuk memastikan unit dapat beroperasi sesuai dengan parameter desain.

Anggono menambahkan, pendanaan untuk proyek ini murni menggunakan biaya internal perusahaan melalui investasi tahunan.

Baca Juga: Avia Avian (AVIA) Cetak Kinerja Solid pada Kuartal I-2026, Ini Faktor Pendorongnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×