kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Strategi Sharp Indonesia Genjot Penjualan Produk Elektronik pada 2026


Selasa, 30 Desember 2025 / 19:11 WIB
Strategi Sharp Indonesia Genjot Penjualan Produk Elektronik pada 2026
ILUSTRASI. Sharp Gelar Penjualan Produk AC dan Pengatur Udara Terbaru (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Penulis: Chelsea Anastasia | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen produk elektronik PT Sharp Electronics Indonesia (Sharp) menyambut 2026 dengan sikap optimistis.

Andry Adi Utomo, National Sales Senior General Manager Sharp Electronics Indonesia mengatakan, Sharp mencermati akan ada rebound penjualan bagi produsen elektronik pada 2026, setelah pasar yang kurang memuaskan sepanjang 2025.

“Pasar berpotensi membaik sejak kuartal I-2025, karena adanya momentum Chinese New Year (Imlek) dan bulan puasa yang berdekatan,” ujarnya kepada Kontan, Selasa (30/12/2025).

Namun, Andry tak memungkiri produsen elektronik seperti Sharp Indonesia masih akan menghadapi tantangan kelangkaan suplai semikonduktor pada 2026. “Juga, kenaikan bahan tembaga serta biaya distribusi yang meningkat dari China (kontainer),” terang dia.

Baca Juga: Sharp Bidik Penjualan 991.000 AC hingga Akhir 2025, Andalkan Momentum Panas Ekstrem

Menyikapinya, Andry bilang Sharp berencana mencari material pengganti pipa tembaga, serta mencari pemasok-pemasok baru untuk mengurangi ketergantungan bahan baku tersebut.

Menyongsong 2026, Andry mengungkapkan bahwa Sharp akan tetap konsisten berfokus pada sale out atau langsung kepada konsumen. “Sharp akan terus meluncurkan produk yang local fit, sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” beber Andry.

Lebih lanjut, Andry juga menyoroti pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Sharp. Saat ini, ia menyebut, Sharp membuka peluang melalui program magang sebagai upaya menjajaki sekaligus memberikan edukasi kepada calon tenaga kerja. “Program magang ini dibuka baik di lini pabrik maupun pemasaran,” imbuh Andry.

Baca Juga: Sharp Indonesia Waspadai Limpahan Barang Murah Imbas Tarif AS

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×