kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.955   42,00   0,23%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Studi kelayakan kereta Papua rampung 8 bulan lagi


Minggu, 18 Januari 2015 / 16:18 WIB
ILUSTRASI. Banyak yang tidak menyadari, berikut ini ciri-ciri gejala awal diabetes tipe 2


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Presiden Joko Widodo ingin membangun jaringan kereta untuk masyarakat Papua. Dia mengatakan, sudah memerintahkan semua jajarannya untuk segera membuat studi kelayakan untuk pembangunan jaringan kereta di Bumi Cenderawasih tersebut.

Tidak hanya memerintahkan, Jokowi juga mengatakan bahwa pihaknya sudah memberikan target selama delapan bulan kepada jajarannya untuk membuat studi kelayakan tersebut. "Sudah saya perintahkan, harus selesai," kata Jokowi pekan lalu.

Jokowi mengatakan bahwa jaringan infrastruktur kereta penting untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat Papua.

Rencana membuat jalur kereta di Papua merupakan bagian dari rencana Jokowi membangun infrastruktur di segala lini. Presiden juga berencana mengembangkan tol dan kereta Trans Sumatera, Trans Kalimantan, dan di Sulawesi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×