kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sudirman: Mahakam itu 'special case' karena mepet


Selasa, 04 Agustus 2015 / 16:25 WIB


Reporter: Bunga Claudya | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kementerian ESDM akan mendorong proses pembagian saham expiring blok-blok migas agar bisa lebih cepat bergerak menuju perundingan business to business.

Menteri ESDM, Sudirman Said mengatakan apa yang terjadi pada Blok Mahakam tidak akan menjadi pola pemerintah dalam memutuskan nasib expiring blok.

"Jawaban saya selalu konsisten bahwa setiap kasus punya pola sendiri. Platformnya jelas, peraturan menteri dan peraturan pemerintah. Mahakam itu special case karena sudah mepet. Dan itu very political," ujarnya Senin, (3/8) di Hotel Shangri-La, Jakarta.

Perkara keharusan pemerintah beri daerah bagian saham terhadap blok-blok migas, menurut Sudirman adalah konsekuensi dari demokrasi. Namun ia menegaskan kendati ingin mengembangkan potensi migas secara mandiri, Indonesia masih akan menerima investasi asing.

"Kami ingin menegaskan bahwa sebagai negara yang sedang tumbuh, sudah pasti kita welcome investasi internasional," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×