kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Sudirman: Mahakam itu 'special case' karena mepet


Selasa, 04 Agustus 2015 / 16:25 WIB
Sudirman: Mahakam itu 'special case' karena mepet


Reporter: Bunga Claudya | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kementerian ESDM akan mendorong proses pembagian saham expiring blok-blok migas agar bisa lebih cepat bergerak menuju perundingan business to business.

Menteri ESDM, Sudirman Said mengatakan apa yang terjadi pada Blok Mahakam tidak akan menjadi pola pemerintah dalam memutuskan nasib expiring blok.

"Jawaban saya selalu konsisten bahwa setiap kasus punya pola sendiri. Platformnya jelas, peraturan menteri dan peraturan pemerintah. Mahakam itu special case karena sudah mepet. Dan itu very political," ujarnya Senin, (3/8) di Hotel Shangri-La, Jakarta.

Perkara keharusan pemerintah beri daerah bagian saham terhadap blok-blok migas, menurut Sudirman adalah konsekuensi dari demokrasi. Namun ia menegaskan kendati ingin mengembangkan potensi migas secara mandiri, Indonesia masih akan menerima investasi asing.

"Kami ingin menegaskan bahwa sebagai negara yang sedang tumbuh, sudah pasti kita welcome investasi internasional," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×