kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

Sudirman: Mahakam itu 'special case' karena mepet


Selasa, 04 Agustus 2015 / 16:25 WIB


Reporter: Bunga Claudya | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kementerian ESDM akan mendorong proses pembagian saham expiring blok-blok migas agar bisa lebih cepat bergerak menuju perundingan business to business.

Menteri ESDM, Sudirman Said mengatakan apa yang terjadi pada Blok Mahakam tidak akan menjadi pola pemerintah dalam memutuskan nasib expiring blok.

"Jawaban saya selalu konsisten bahwa setiap kasus punya pola sendiri. Platformnya jelas, peraturan menteri dan peraturan pemerintah. Mahakam itu special case karena sudah mepet. Dan itu very political," ujarnya Senin, (3/8) di Hotel Shangri-La, Jakarta.

Perkara keharusan pemerintah beri daerah bagian saham terhadap blok-blok migas, menurut Sudirman adalah konsekuensi dari demokrasi. Namun ia menegaskan kendati ingin mengembangkan potensi migas secara mandiri, Indonesia masih akan menerima investasi asing.

"Kami ingin menegaskan bahwa sebagai negara yang sedang tumbuh, sudah pasti kita welcome investasi internasional," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×