kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Sudirman: Mahakam itu 'special case' karena mepet


Selasa, 04 Agustus 2015 / 16:25 WIB


Reporter: Bunga Claudya | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kementerian ESDM akan mendorong proses pembagian saham expiring blok-blok migas agar bisa lebih cepat bergerak menuju perundingan business to business.

Menteri ESDM, Sudirman Said mengatakan apa yang terjadi pada Blok Mahakam tidak akan menjadi pola pemerintah dalam memutuskan nasib expiring blok.

"Jawaban saya selalu konsisten bahwa setiap kasus punya pola sendiri. Platformnya jelas, peraturan menteri dan peraturan pemerintah. Mahakam itu special case karena sudah mepet. Dan itu very political," ujarnya Senin, (3/8) di Hotel Shangri-La, Jakarta.

Perkara keharusan pemerintah beri daerah bagian saham terhadap blok-blok migas, menurut Sudirman adalah konsekuensi dari demokrasi. Namun ia menegaskan kendati ingin mengembangkan potensi migas secara mandiri, Indonesia masih akan menerima investasi asing.

"Kami ingin menegaskan bahwa sebagai negara yang sedang tumbuh, sudah pasti kita welcome investasi internasional," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×