Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepemimpinan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) bakal segera memasuki babak baru. Organisasi yang menjadi wadah para pengusaha muda ini tengah bersiap menggelar suksesi kepemimpinan, seiring berakhirnya masa jabatan pengurus saat ini.
Pergantian kepemimpinan di HIPMI selalu menjadi momentum penting, mengingat peran strategis organisasi ini dalam mendorong lahirnya wirausaha baru sekaligus memperkuat kontribusi sektor swasta terhadap perekonomian nasional. Tak hanya soal regenerasi, proses ini juga menjadi ajang adu gagasan antar calon ketua umum dalam merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan.
Sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat kuat untuk memimpin HIPMI periode berikutnya. Meski belum seluruhnya resmi dideklarasikan, dinamika dukungan dari berbagai daerah sudah mulai terlihat. Para calon diharapkan mampu membawa visi yang relevan dengan tantangan dunia usaha saat ini, mulai dari digitalisasi, akses pembiayaan, hingga ekspansi pasar global.
Baca Juga: Antisipasi Dampak Krisis Global, HIPMI Dorong Gerakan Nasional Hemat Energi
Munas HIPMI XVIII dimulai sejak 4 April 2026 akan mencapai puncaknya pada 10 Juni 2026. Anthony Leong, salah satu yang sudah mendeklasrasikan diri sebagai calon ketua HIPMI. Ia mengusung misi mengembalikan HIPMI ke khitah sebagai wadah pengusaha muda, serta membangun ekosistem bisnis yang sehat dan berorientasi pada pengembangan wirausaha.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, kepemimpinan baru HIPMI dituntut adaptif dan progresif. Selain memperkuat jaringan antaranggota, ketua umum terpilih nantinya juga diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada pengusaha, khususnya pelaku usaha muda dan UMKM.
Anthony menyebut resmi mengantongi dukungan dari sedikitnya 14 Badan Pengurus Daerah (BPD) untuk maju sebagai calon Ketua Umum BPP HIPMI periode 2026–2029. Ia bilang, dukungan dari berbagai daerah sebagai energi besar yang dibarengi tanggung jawab besar untuk memperjuangkan aspirasi pengusaha muda HIPMI daerah.
“Semangat kami adalah mengembalikan HIPMI sesuai AD/ART sebagai wadah pengusaha muda untuk berkembang, serta menjadikannya sebagai laboratorium bisnis yang sehat dan produktif,” kata Anthony dalam keterangannya, Selasa (21/4/2026).
Baca Juga: Pengusaha Cokelat Harap Pengolahan Biji Kakao Lokal Fermentasi Tumbuh pada 2026
Anthony menegaskan bahwa kontestasi HIPMI bukan sekadar perebutan jabatan, tetapi tentang dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas. Ia ingin Himpunan Pengusaha Muda Indonesia menjadi penggerak ekonomi nasional yang memberi manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat, lewat sinergi pengusaha muda untuk memperkuat ekonomi dari bawah dengan semangat
Anthony yang juga Ketua BPP HIPMI Bidang Sinergitas Danantara, BUMN dan BUMD serta CEO Menara Corp, mendorong kolaborasi lebih erat antara HIPMI dan pemerintah agar peluang bisnis di daerah semakin terbuka dan konkret.
Ketua BPD HIPMI Kalimantan Selatan, Putra Qomaludin Attar Nuriqli, menilai Anthony dekat dengan pengusaha daerah dan telah menunjukkan aksi nyata, termasuk kolaborasi bisnis langsung di Kalimantan Selatan. Menurutnya, langkah tersebut memberi dampak ekonomi nyata dan sejalan dengan kebutuhan anggota di daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













