kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Surya Semesta Internusa (SSIA) mulai membangun kawasan industri Subang Juli 2019


Jumat, 03 Agustus 2018 / 17:38 WIB
Surya Semesta Internusa (SSIA) mulai membangun kawasan industri Subang Juli 2019
ILUSTRASI. Logo PT Surya Semesta Internusa Tbk


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) tengah mempersiapkan diri untuk segera memulai pengembangan kawasan industri baru di Subang, Jawa Barat. Pembangunan kawasan yang nantinya bertajuk Subang City of Industry itu akan groundbreaking pada Juli 2019.

Subang City of Industry akan dikembangkan di lahan seluas 2.000 hektare (ha). Untuk membangun infrastruktur kawasan industri tersebut dan mengembangkan kawasan menjadi kota industri yang smart and sustanable. SSIA telah mendapatkan fasilitas pinjaman dari International Finance Coorporation (IFC) sebesar US$ 100 juta.

Johannes suriadjaja mengatakan, pinjaman tersebut sudah cukup untuk membiayai pengembangan tahap awal kawasan industri itu. Sementara untuk pembebasan lahan, SSIA masih mengandalkan kas internal perusahaan.

Hasil divestasi tol Cikopo-Palimanan yang dilakukan perusahaan tahun lalu ke Astar Infra akan difokuskan untuk mengakuisisi lahan di kawasan industri tersebut.

Saat mulai dibangun pada pertengahan tahun depan, SSIA menargetkan sudah mengakusisi lahan lebih dari separuh dari izin prinsip yang didapat. "Saat mulai groundbreaking pada Juli 2019, kami sudah memiliki lahan di atas 1.200 ha," ungkap Johannes kepada Kontan.co.id, Jumat (3/8).

Konsep yang akan diusung SSIA dalam pengembangan kawasan industri itu akan banyak menggunakan teknologi masa kini dalam penyediaan infrastruktur seperti solar energy, pengolahan limbah cair dan limbah keras.

SSIA juga akan mengusung sistem green transportation public dengan menggunakan electric bus, area pedestrian yang nyaman, memiliki lajur sepeda dan menyediakan jalur pengangkutan barang yang efisien mengingat kawasan itu dekat dengan Pelabuhan Patimban, Bandara Kertajati, dan jalan tol.

Dalam rencana SSIA, Kawasan industri Subang itu akan akan dikonsep menjadi kota industri yang lengkap dengan fasilitas pendukungnyanya mulai dari sarana pendidikan, fasilitas perumahan, kesehatan, perkantoran dan retail.

Selain akan menyediakan kavling industri, SSIA juga akan mengembangkan pusat logistik Jawa Barat di kawasan tersebut. "Jadi nantinya, kawasan ini selain green city untuk wilayah Subang, juga akan jadi smart city dimana populasi di kawasan kota industri kita akan terhubung dengan fasilitas infrastruktur yang satu dengan yang lain," jelas Johannes.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×