kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45949,77   2,75   0.29%
  • EMAS930.000 -0,85%
  • RD.SAHAM 0.64%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Syngenta Indonesia berencana luncurkan aplikasi untuk bantu petani tahun depan


Senin, 06 Desember 2021 / 23:50 WIB
Syngenta Indonesia berencana luncurkan aplikasi untuk bantu petani tahun depan
ILUSTRASI. A Syngenta logo is pictured in their office in Singapore, February 12, 2016. REUTERS/Edgar Su/File Photo

Reporter: Muhammad Julian | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Syngenta berencana meluncurkan aplikasi untuk memudahkan para petani di Indonesia dalam melakukan pekerjaannya. Jika tidak ada aral melintang, aplikasi ini bakal diluncurkan pada Januari 2022 mendatang. 

Head of Seed Business Syngenta Indonesia, Fauzi Tubat mengatakan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan peluncuran aplikasi.

“Kami sekarang dalam proses akhir menuju legal, karena harus didaftarkan ke pemerintah, dari segi legal, karena akan digunakan oleh petani,” ujar Fauzi dalam acara webinar, Senin (6/12).

Menurut penjelasan Fauzi, aplikasi yang akan diluncurkan ini akan memiliki beragam fitur dan informasi. Lewat aplikasi ini, kata Fauzi, para petani bisa memperoleh informasi mengenai cara penggunaan pupuk hibrida yang direkomendasikan.

Lalu panduan pemupukan yang ideal dan seimbang, ramalan cuaca untuk daerah tempat petani berada, informasi kios-kios kebutuhan pertanian terdekat, data-data mengenai pengepul terdekat, hingga panduan kalkulasi agar petani bisa mengantongi keuntungan dari usaha yang petani lakukan.

Yang menarik, aplikasi ini nantinya mampu memberikan panduan terperinci yang perlu dilakukan oleh petani pada masa tanam hingga panen.

“Jika sudah klik tanam di aplikasi, nanti keluar langsung peringatan kapan mereka harus memupuk, kapan mereka harus menyemprot dan sebagainya, itu dipandu oleh mobile phonenya,” terang Fauzi ketika menggambarkan kegunaan dari aplikasi.

Syngenta menargetkan agar aplikasi perusahaan bisa menggaet sebanyak 131 ribu petani/pengguna untuk tahap awal. Harapan Syngenta, jumlah tersebut bisa terus bertambah ke depannya.

“Kalau bisa sampai 1 juta petani ke depan, kita lihat perkembangannya,” ujar Fauzi.

Sedikit informasi, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang agrikultur, Syngenta memiliki sejumlah unit bisnis, yaitu perlindungan tanaman pangan, benih, serta, manajemen pertanian profesional. Di Indonesia, Syngenta telah hadir melayani kebutuhan para petani sejak tahun 1960 silam.

Selanjutnya: Kejar target 1 juta bph dan 12.000 MMSCFD, kolaborasi naikan investasi penting

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Kiat Penyusunan Business Plan yang efektif Strategic B2B Selling in Challenging Time

[X]
×