kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.939   -8,00   -0,04%
  • IDX 6.344   -7,43   -0,12%
  • KOMPAS100 833   -2,31   -0,28%
  • LQ45 631   -3,13   -0,49%
  • ISSI 219   -0,63   -0,29%
  • IDX30 354   -1,64   -0,46%
  • IDXHIDIV20 433   -1,50   -0,35%
  • IDX80 95   -0,31   -0,33%
  • IDXV30 120   -0,41   -0,34%
  • IDXQ30 113   -0,60   -0,53%

Tablet Jadi Alternatif Notebook Murah, IDC: Harga Memori Naik, Ubah Pilihan Konsumen


Kamis, 06 Agustus 2026 / 19:52 WIB
Tablet Jadi Alternatif Notebook Murah, IDC: Harga Memori Naik, Ubah Pilihan Konsumen
ILUSTRASI. Acer Memperkenalkan Tablet Iconia X12 AMOLED (Dok/Acer Indonesia)


Reporter: Prayogi Ikhrawinata | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan harga memori global mulai mengubah persaingan antara tablet dan notebook di Indonesia. International Data Corporation (IDC) Indonesia menilai tablet kini mulai mengisi sebagian pasar notebook entry-level yang harganya semakin meningkat.

Associate Market Analyst, Client Devices Research, IDC Indonesia, Vanessa Aurelia mengatakan, harga tablet maupun notebook sama-sama mengalami kenaikan akibat meningkatnya biaya memori. Namun, notebook entry-level mengalami kenaikan harga yang lebih tinggi sehingga sebagian konsumen beralih ke tablet.

"Dengan harga notebook entry-level yang kini jauh lebih tinggi dibandingkan sebelumnya, tablet mulai mengisi celah tersebut. Untuk kebutuhan hiburan maupun produktivitas dasar tanpa pemrosesan data yang berat, tablet masih menjadi pilihan yang lebih terjangkau dibandingkan notebook entry-level yang tersedia saat ini," ujar Vanessa kepada KONTAN, Kamis (6/8/2026).

Baca Juga: Tablet Makin Dilirik sebagai Alternatif PC, Erajaya: Produktivitas Jadi Pendorong

Menurut Vanessa, kondisi tersebut menunjukkan adanya hubungan antara pasar tablet dan PC. Ketika harga notebook meningkat, sebagian konsumen memilih tablet karena dinilai sudah mampu memenuhi kebutuhan produktivitas dasar seperti mengetik dokumen, mengikuti rapat daring, hingga mengakses aplikasi perkantoran.

Meski demikian, IDC tidak melihat tablet akan menggantikan fungsi notebook secara menyeluruh. Tablet lebih banyak digunakan untuk pekerjaan ringan dan hiburan, sedangkan notebook tetap menjadi pilihan bagi pengguna yang membutuhkan kemampuan komputasi lebih tinggi.

IDC menilai tren tersebut juga didukung oleh semakin banyaknya tablet, yang dilengkapi layar besar dan desain yang ringkas sehingga lebih mudah dibawa untuk menunjang mobilitas pengguna.

Baca Juga: Penjualan Tablet Erajaya Tumbuh Lebih dari 35%, Segmen Rp 5 Juta Paling Diminati

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×