kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,15%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Tahap I Kelar 2024, Jalan Panjang Hutama Karya Bangun Jalan Tol Trans Sumatera


Jumat, 01 Maret 2024 / 15:21 WIB
Tahap I Kelar 2024, Jalan Panjang Hutama Karya Bangun Jalan Tol Trans Sumatera
ILUSTRASI. Jalan tol Trans Sumatera.


Reporter: Vina Elvira | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  PT Hutama Karya (Persero) berhasil merampungkan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dengan ekuivalen terbangun sepanjang 949 km hingga tahun 2023.  

Pada tahun 2023, terdapat tiga ruas JTTS yang mulai beroperasi, yaitu ruas Indralaya-Prabumulih, ruas Indrapura-Lima Puluh, serta ruas Tebing Tinggi - Indrapura. 

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Tjahjo Purnomo mengatakan, selain tiga ruas tersebut, ada juga seksi baru atas ruas-ruas yang sebelumnya telah beroperasi, yakni di Tol Sigli - Banda Aceh dan Tol Binjai - Langsa yang sebagiannya telah bertarif dan menambah sumber pendapatan perusahaan.

Menyambut tahun 2024, Hutama Karya,  lanjut Tjahjo, akan terus melanjutkan pembangunan JTTS dengan menargetkan seluruh jalan tol tahap I tuntas sepanjang 972 km. 

Baca Juga: Ini 5 Ruas Tol Trans Sumatera yang Ditargetkan Selasai Semester I 2024

“Untuk di Tahun 2024, Hutama Karya akan fokus menyelesaikan JTTS Tahap I, meliputi Jalan Tol Sigli - Banda Aceh Seksi I, Jalan Tol Binjai - Brandan, Jalan Tol Indrapura - Kisaran, Jalan Tol Bangkinang - Pangkalan, dan Jalan Tol Padang - Sicincin,” ungkap Tjahjo, kepada Kontan.co.id, belum lama ini. 

Tidak hanya itu, Hutama Karya juga tengah mengerjakan Jalan Tol Betung - Tempino - Jambi Seksi 3, dan Bypass Pekanbaru - Junction Pekanbaru.

Untuk mengakselerasi pembangunan JTTS tersebut, pemerintah pun memberikan Penyertaan Modal Negara (PMN) 2024 sebesar Rp 18,6 triliun, yang di dalamnya termasuk anggaran  penyelesaian sejumlah ruas JTTS Tahap I. 

Seiring dengan target penyelesaian JTTS Tahap I, Hutama Karya memperkirakan prospek bisnis jalan tol pada tahun 2024 akan mengalami pertumbuhan pendapatan. Hal ini seiring dengan beroperasinya beberapa ruas baru pada JTTS, utamanya di 2024.

“Pendapatan dari pengoperasian jalan tol pada tahun 2023 berkontribusi kurang lebih sebesar 11% dari pendapatan total Perusahaan,” tambahnya. 

Baca Juga: 41 Proyek Strategis Nasional Senilai Rp 500 Triliun Ditargetkan Rampung Tahun 2024

Jika dilihat selama tahun 2023, khsusnya selama libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru), Hutama Karya mencatat lebih dari 1.500.000 kendaraan melintasi JTTS atau mengalami peningkatan hingga 38% jika dibandingkan Volume Lalu Lintas (VLL) normal dan 52% jika dibandingkan Nataru tahun 2022/2023.

Angka ini merupakan total VLL dari sembilan  ruas JTTS yang beroperasi penuh, yaitu Tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung (Terpeka), Tol Palembang - Indralaya (Palindra), Tol Indralaya - Prabumulih (Inpra), Tol Bengkulu - Taba Penanjung (Bengtaba), Tol Pekanbaru - Dumai (Permai), Tol Pekanbaru - Bangkinang (Pekbang), Tol Binjai - Langsa Seksi 1 & 2 (Binjai – Kuala Bingai), Tol Indrapura – Lima Puluh, dan Tol Sigli - Banda Aceh Seksi 2 – 6 (Seulimeum - Baitussalam).

Sebagai informasi, jalan tol ini nantinya memiliki sejumlah fasilitas struktur di antaranya 14 jembatan under bridge, 1 interchange, 3 overpass, 10 jembatan sungai dan irigasi. Sementara itu, ruas ini juga akan dilengkapi jumlah lajur yakni 2x2 dengan kecepatan rencana 80 km/jam.

Hutama Karya sendiri telah membangun JTTS sepanjang ±1.030 km, termasuk dengan jalan tol dukungan konstruksi. Untuk ruas tol Konstruksi 286,4 km dan 743,6 km ruas tol Operasi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×