kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tak ingin PLN main proyek, Erick Thohir pangkas capex PLN


Jumat, 12 Juni 2020 / 15:50 WIB
ILUSTRASI. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat meninjau pencegahan virus Corona (Covid-19) di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2020). melalui kegiatan pembersihan untuk mencegah penyebaran virus covid-19 yakni dengan melakukan penyemp


Reporter: Filemon Agung | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memangkas belanja modal (capital expenditure/capex) PT Perusahaan Listrik Negara hingga 40%.

Erick menjelaskan, pemangkasan ini sebagai upaya agar tidak digunakan untuk "bermain" proyek.

"Karena kita ngak mau, maaf gak mau capex PLN sampai Rp 100 triliun. Kita ngak mau capex nya untuk main proyek," tegas Erick dalam konferensi pers, Jumat (12/6).

Baca Juga: Pembangunan transmisi PLN di Kalimantan Barat terus berjalan walau ada pandemi corona

Ia pun memastikan memangkas capex tersebut sebesar 30% hingga 40%. Ia juga menegaskan, pejabat PLN yang kedapatan bermain proyek harus siap terkena batunya.

Menanggapi kabar lonjakan tagihan listrik pelanggan, Erick menjelaskan hal tersebut sudah dijelaskan secara langsung oleh PLN.

Ia mengungkapkan ke depannya pihaknya bakal mendorong PLN mengembangkan pemanfaatan smart meter, smart distribution dan smart procurement.

Baca Juga: Insentif Keringanan Pembayaran Listrik dari Kementerian Perindustrian

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×