kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.863   -27,00   -0,15%
  • IDX 6.282   -20,09   -0,32%
  • KOMPAS100 821   -2,12   -0,26%
  • LQ45 626   -0,98   -0,16%
  • ISSI 216   -0,64   -0,29%
  • IDX30 351   -0,37   -0,10%
  • IDXHIDIV20 427   -0,55   -0,13%
  • IDX80 94   -0,22   -0,24%
  • IDXV30 117   -0,11   -0,09%
  • IDXQ30 111   0,00   0,00%

Tambah landasan di Soetta, 10 desa bisa tergusur


Jumat, 10 Januari 2014 / 20:32 WIB
ILUSTRASI. Petugas melayani pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU 64.761.02 Jalan Mayjend Sutoyo, Gunung Malang Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (18/4/2022). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/rwa.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Hingga saat ini pemerintah belum ingin membangun landasan 3 di Bandara Soekarno Hatta. Pasalnya ada banyak kendala yang harus dihadapi dalam pembangunan landasan 3 tersebut.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menjelaskan untuk bisa membangun landasan 3, pemerintah harus membebaskan lahan seluas 800 ha. Di dalam lahan tersebut, pemerintah juga harus menggusur 3 kecamatan dengan 10 desa di dalamnya.

"Untuk membangun landasan 3 harus membebaskan tanah 800 hektar itu menyangkut 10 desa 3 kecamatan," ujar Dahlan, Jumat (10/1).

Selain itu, anggaran yang dibutuhkan untuk membangun landasan 3 Soekarno Hatta membutuhkan anggaran Rp 40 triliun. Dengan dana investasi sebesar itu, Dahlan menilai pembangunan landasan 3 belum terlalu dibutuhkan.

"Nah kalau Bandara Soekarno Hatta dengan 2 landasan bisa 90 kali penerbangan, urgensi bangun landasan ketiga nggak perlu lagi," ungkap Dahlan.

Dahlan pun mengaku pesimis jika landasan 3 dibangun, akan selesai dalam waktu lima tahun, mengingat kendala yang sangat banyak, Dahlan lebih memilih landasan 2 penggunaannya harus maksimal.

"Saya tidak optimis bisa terlaksana dalam waktu 5 tahun," papar Dahlan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×