kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Target tercapai, Mitra Keluarga (MIKA) tak tambah rumahsakit baru tahun ini


Senin, 26 Agustus 2019 / 11:31 WIB

Target tercapai, Mitra Keluarga (MIKA) tak tambah rumahsakit baru tahun ini
ILUSTRASI. Rumah Sakit Mitra Keluarga

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) menyampaikan target penambahan rumah sakit baru tahun ini sudah tercapai. Oleh karena itu, sampai dengan tutup tahun nanti manajemen tidak akan menambah rumah sakit baru.

Aditya Widjaja, Investor Relation MIKA menyampaikan bahwa penambahan rumah sakit baru tahun ini dilakukan dengan akuisisi dan pembangunan baru. Total sampai dengan semester I sudah bertambah 4 rumah sakit sehingga total jaringan MIKA sudah mencapai 24 rumah sakit.

Baca Juga: Hingga akhir tahun, 15 rumahsakit milik Mitra Keluarga (MIKA) akan layani BPJS

"Tambahan empat rumah sakit sudah (tercapai), tahun ini di Januari kami dua akuisisi dan Juni sudah dua bangun, jadi sudah empat," ujarnya di Jakarta, Senin (26/8).

Manajemen juga melakukan penambahan kapasitas pada 3 rumah sakit Grup Kasih yang akan dimulai pada kuartal III tahun ini. Rencananya ekspansi penambahan kapasitas menjadi 60 tempat tidur untuk ketiga rumah sakit tersebut akan rampung pada awal tahun depan.

"Tahun ini kami anggarkan Capex sekitar Rp 620 miliar, itu Rp 270 miliar untuk akuisisi, Rp 100 miliar untuk pembangunan RS Mitra Keluarga Pratama, Rp 200 miliar itu spill over untuk RS Mitra Keluarga Bintaro dan Jatiasih dan Rp 40 miliar untuk ekspansi fasilitas RS Grup Kasih," lanjutnya.

Baca Juga: Mitra Keluarga (MIKA) revisi pertumbuhan pendapatan jadi 15% di 2019

Ia menyebut sampai dengan semester I, jumlah dana yang terserap sudah mencapai Rp 320 miliar yang mayoritas untuk akuisisi dan pembangunan rumah sakit baru. Sedangkan manajemen masih melihat potensi untuk melakukan akuisisi rumah sakit baru selama valuasinya bagus.

"Kami buka peluang untuk akuisisi, karena akuisisi itu salah satu strategi untuk mempercepat penetrasi kami di segmen JKN. Tetapi untuk akuisisi tergantung valuasi, selama menarik dan potensial," tutupnya.


Reporter: Andy Dwijayanto
Editor: Azis Husaini

Video Pilihan


Close [X]
×