kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Tarif listrik April bisa kembali naik


Minggu, 15 Maret 2015 / 18:29 WIB
ILUSTRASI. Promo Alfamidi Hemat Satu Pekan Periode 2-8 Oktober 2023.


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Setelah mengalami penurunan pada tiga bulan pertama tahun 2015, Tarif Tenaga Listrik (TTL) bulan April diperkirakan akan mengalami kenaikan.

Direktur Eksekutif Institute For Essential Services Reform (IERS), Fabby Tumiwa mengatakan, acuan tarif listrik yaitu harga minyak Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP), dan kurs dollar menunjukan kenaikan pada akhir ini, dan inflasi Maret juga diperkirakan naik, hal tersebut menjadi indikasi TTL April 2015 akan mengalami kenaikan.

"Kalau bulan Maret harga minyak naik, nilai tukar naik, inflasi akan naik, bisa dipastikan April akan naik," kata Fabby, dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Minggu (15/3).

Fabby mengungkapkan, saat melakukan perubahan harga PLN dan pemerintah seharusnya melakukan pemberitahuan kepada pelanggannya hal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 31 Tahun 2014.

"Publik bisa memantau, setiap bulan PLN harus mengumumkan besaran tarif kalau ada penyesuaian diumumkan," tuturnya.

Direktur Jenderal Ketenaga Listrikan Kementerian ESDM, Jarman mengungkapkan, setelah mencabut subsidi pada golongan pelanggan tertentu pada 2014, pemerintah menerpakan tarif penyesuain pada 2015. Dengan pola tersebut, TTL bisa berubah setiap bulan mengacu pada tiga indikator yaitu ICP, Kurs dolar dan inflasi.

"Tahun 2015 diterapkan tarif adjusment, bisa naik bisa turun terhadap tiga hal ICP, kurs dolar, dan inflasi," pungkasnya.

Tarif listrik yg sudah mengikuti tarif adjustment dan diterapkan untuk pemakaian listrik Maret 2015 masih mengalami penurunan. Tarif pada Maret 2015 untuk R2, R3, B2, P1, turun menjadi Rp 1.427 per kWh dari sebelumnya Feb 2015 sebesar Rp 1.468 per kWh. Tarif pada Maret 2015 utk B3, I3, P2 turun menjadi Rp 1.105 per kWh dari sebelumnya Feb 2015 sebesar Rp 1.138 per kWh. Tarif pada Maret 2015 untuk I4 turun menjadi Rp 965 per kWh dari sebelumnya Feb 2015 sebesar Rp 993 per kWh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×