Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten makanan ringan berpotensi mendulang untung dari momentum hari raya Imlek dan Lebaran pada kuartal I-2026 ini. Salah satunya ialah PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) yang telah menyiapkan sejumlah strategi.
Corporate Secretary TAYS, Dinna Afrianti mengatakan, dalam menyambut hari raya, emiten yang menaungi merek dagang Tays Bakers ini akan memfokuskan penjualan pada area-area tertentu. Yakni, di Sumatera bagian Selatan, Banten, dan Jawa Barat.
Sebab, Dinna menjelaskan, daerah-daerah tersebut menjadi destinasi terbesar dalam mobilisasi konsumen ke kampung halaman (mudik).
"Biasanya, kategori produk wafer stick merek Nitchi meningkat di periode menjelang dan saat hari raya, sebagai salah satu snack wajib selama bersilaturahmi," tuturnya kepada Kontan, Senin (5/1/2026).
Baca Juga: Worcas Group Perkuat Operasional dengan Kantor Pusat Baru di Jakarta
Ia melanjutkan, selain wafer stick, periode perayaan biasanya memberikan pertumbuhan signifikan bagi produk biskuit, makanan ringan seperti chiki dan chips, sirup, serta aneka bumbu (seasoning).
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, TAYS menaikkan produksi dan buffer stock distributor sebanyak 30% hingga 40% lebih tinggi dari rata-rata. "Proses ini sudah kita lakukan sejak bulan November 2025 lalu," terang Dinna.
Berdasarkan kategorinya, secara tren, sebanyak 25%-30% penjualan sirup perseroan diraup dari momentum hari raya. Sementara itu, kontribusi penjualan makanan ringan selama setahun pun disebut bisa 30% hanya dari periode musim perayaan.
Dinna menambahkan, TAYS optimistis bisnisnya akan bertumbuh pada tahun yang baru ini. Sebab, selain memperkuat distribusi vertikal dan horizontal, pihaknya akan mengeluarkan beberapa produk dengan merek baru tahun ini.
Baca Juga: Dorong Ekspansi, Alfamidi Gandeng 4.724 UMKM
"Di beberapa kategori produk makanan ringan, kami melihat masih ada peluang untuk menjadi pemain yang diperhitungkan di pasar," ujarnya.
Pengembangan produk anyar tersebut, harapnya, dapat menyumbang 37% bagi pertumbuhan kinerja pada 2026.
Dus, mengingat target kontribusinya yang cukup besar, TAYS bakal mengalokasikan belanja modal (capex) untuk pembangunan distribusi yang memadai, serta komunikasi merek kepada konsumen yang menjadi target pasar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












