kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk Hubungkan Indonesia - Papua Nugini


Senin, 11 Mei 2026 / 10:50 WIB
TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk Hubungkan Indonesia - Papua Nugini
(kiri ke kanan) Gubernur Kepala Daerah Papua yang diwakili oleh L. Christian Sohilait, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, Wakil Konsulat Papua Nugini di Jayapura Leon Galemo, dan CEO PNG DataCo Paul Komboi meresmikan kabel laut lintas batas pertama yang menghubungkan Indonesia dan Papua Nugini guna memperkuat konektivitas digital di Kawasan Timur Indonesia serta membuka koridor digital baru menuju Asia-Pasifik, Jumat (8/5).


Reporter: Tim KONTAN | Editor: Indah Sulistyorini

KONTAN.CO.ID - Jayapura, 8 Mei 2026 – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, melalui operating company PT Telekomunikasi  Indonesia International (Telin), meresmikan Sistem Kabel Laut Pukpuk (Puk-Puk 1) hasil kolaborasi dengan  PNG DataCo di Telkom Witel Jayapura, Papua, pada Jumat (8/5). Momentum ini menandai tonggak  penting TelkomGroup dalam pengembangan infrastruktur konektivitas digital di Indonesia Timur sekaligus  memperkuat kolaborasi bilateral Indonesia–Papua Nugini dalam pengembangan infrastruktur  telekomunikasi lintas negara. 

Infrastruktur ini juga membuka koridor konektivitas baru menuju kawasan Asia-Pasifik dan diharapkan  dapat mendukung pertumbuhan ekonomi digital, perluasan akses digital, serta penguatan konektivitas di  wilayah perbatasan dan Kawasan Timur Indonesia. 

Peresmian dilakukan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Angga Raka Prabowo  dan Direktur Utama Telkom Indonesia didampingi oleh Direktur Wholesale and International Service  Telkom Budi Satria Dharma Purba, Wakil Konsulat Papua Nugini di Jayapura Leon Galemo, dan Gubernur  Kepala Daerah Papua yang diwakili oleh L. Christian Sohilait, serta disaksikan langsung oleh Pt. CEO Telin  Kharisma dan CEO PNG DataCo Paul Komboi. 

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Angga Raka Prabowo pada sambutannya  menyampaikan, “Program kerja prioritas nasional menekankan pentingnya percepatan transformasi  digital dalam pemerataan pembangunan sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan  berdaya saing. Sehingga konektivitas harus dibangun secara merata, tidak terkonsentrasi, dan  berkelanjutan agar seluruh wilayah, termasuk Kawasan Timur Indonesia, agar dapat memiliki kesempatan  yang sama untuk tumbuh dalam ekosistem ekonomi digital.” 

Lebih lanjut, Wamen Komdigi RI Angga Raka Prabowo memberikan dukungan dan apresiasi kepada  TelkomGroup atas komitmennya dalam memperkuat konektivitas digital nasional. “Pukpuk Cable yang  dibangun oleh TelkomGroup menjadi bagian penting dalam menciptakan pemerataan konektivitas yang lebih andal, resilien, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di Indonesia Timur, Papua Nugini,  maupun seluruh penjuru negeri,” pungkasnya. 

Sistem kabel laut Pukpuk merupakan kabel lintas batas (cross-border) pertama di kawasan Asia-Pasifik  yang secara langsung menghubungkan jaringan Indonesia dengan Papua Nugini. Landing station di  Jayapura yang dioperasikan oleh Telin menjadi gerbang konektivitas menuju Kumul Telkom Holdings milik  Papua Nugini, mengalirkan kapasitas dari kabel internasional SEA-US ke provinsi-provinsi terpencil di  Papua Nugini melalui Vanimo. 

Lebih dari sekadar infrastruktur telekomunikasi, kabel ini mencerminkan kolaborasi strategis antara  Indonesia dan Papua Nugini dalam membangun konektivitas kawasan. Sinergi antara Telin dan PNG  DataCo menjadi langkah nyata dalam memperkuat integrasi jaringan dan memperluas konektivitas digital  di Asia-Pasifik. 

Dengan hadirnya kabel laut ini, Jayapura kini memiliki dua jalur (dua kaki) konektivitas internasional yang  mandiri. Jalur pertama menghubungkan wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua, sedangkan jalur kedua— yang baru diresmikan ini—menghubungkan Vanimo, Papua Nugini, ke Jayapura, kemudian tersambung  ke Manado hingga Los Angeles (LA), Amerika Serikat melalui kabel SEA-US. 

Keberadaan jalur alternatif konektivitas ini menjadikan infrastruktur digital Papua jauh lebih tangguh  karena memiliki diversity route yang menjamin kelangsungan layanan secara optimal. Jayapura, sebagai  pusat konektivitas Papua, kini siap mendukung pertumbuhan ekonomi digital kawasan serta  meningkatkan peluang ekonomi daerah melalui infrastruktur bertaraf internasional.

 

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, memberikan sambutan dalam peresmian Sistem Kabel Laut Pukpuk (Puk-Puk 1) hasil kolaborasi dengan PNG DataCo di Telkom Witel Jayapura, Papua, Jumat (8/5).

 

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan, “Dengan Pukpuk, TelkomGroup tidak hanya  memperkuat infrastruktur digital di Papua, tetapi juga membuktikan bahwa Indonesia Timur adalah  bagian integral dari ekosistem konektivitas global. Ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk  memastikan tidak ada satu pun wilayah Indonesia yang tertinggal dalam era digital. Kami berharap inisiatif  ini dapat memperkuat konektivitas Indonesia Timur serta membuka peluang kolaborasi digital di tingkat  regional maupun global,” ujar Dian. 

Sebagai operating company TelkomGroup yang berfokus pada pengembangan bisnis internasional, Telin  memainkan peran sentral dalam mewujudkan proyek Pukpuk dari tahap perencanaan hingga peresmian  dan komersialisasi. Fasilitas landing station di Jayapura menjadi simpul kritis yang menghubungkan  kapasitas kabel internasional SEA-US dengan jaringan nasional Papua. 

CEO PNG DataCo Paul Komboi menyampaikan bahwa kedekatan geografis antara Indonesia dan Papua  Nugini sudah seharusnya diiringi dengan konektivitas digital yang kuat dan resilien. Menurutnya,  kolaborasi antara PNG DataCo dan Telin yang telah terbangun ini menjadi wujud nyata kerja sama yang  didasarkan pada semangat saling terhubung, saling mendukung, dan menciptakan manfaat bersama bagi  masyarakat kedua negara. Ia juga menilai kabel laut Pukpuk bukan sekadar proyek infrastruktur,  melainkan awal dari penguatan hubungan dan integrasi digital yang lebih erat antara Papua Nugini dan  Indonesia. 

Telin juga berperan sebagai mitra strategis PNG DataCo dalam memastikan kualitas layanan dan  keandalan sistem kabel lintas negara ini, sekaligus membuka peluang bagi pengembangan konektivitas  lebih lanjut di kawasan.

“Kabel Pukpuk adalah bukti nyata bahwa TelkomGroup melalui Telin mampu menjembatani kesenjangan  digital antar negara. Kami bangga menjadi bagian dari sejarah konektivitas kawasan Asia-Pasifik dan  berkomitmen untuk terus menghadirkan infrastruktur digital berkelas dunia demi masa depan yang lebih  terhubung,” tutup Dian. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×