kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Terdampak covid-19, realisasi penyaluran B30 turun 15% dari kondisi normal


Senin, 01 Juni 2020 / 16:14 WIB
ILUSTRASI. Petugas menunjukkan sampel bahan bakar B30 saat peluncuran uji jalan Penggunaan Bahan Bakar B30 untuk kendaraan bermesin diesel di halaman Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (13/6/2019). Uji jalan kendaraan berbahan bakar campuran biodiesel 30 persen pada b


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Noverius Laoli

Paulus menyebut untuk kendala dalam realisasi selama ini tidak ada, namun untuk penurunan bulan April disebut masih normal lantaran memang kondisi pandemi yang masih berlangsung.

"April ada penurunan, juga pasti Mei. Namun untuk Mei, data belum terkumpul. (Pengaruh pandemi Covid-19) Ya ada, penurunan volume pemakaian ya, yang menurut saya normal dalam keadaan pandemi," terang Paulus.

Baca Juga: Bantu tangani Covid-19, alat resusitator Kementerian ESDM lulus uji Kemenkes

Dari berita KONTAN sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan pemerintah siap mengimplementasikan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

PEN tersebut dalam rangka menanggulangi dampak kebelanjutan corona virus disease 2019 (Covid-19) terhadap perekonomian dalam negeri.

Total anggaran Program PEN ini mencapai Rp 641,17 triliun, dimana didalamnya juga dianggarkan untuk BBN. Anggaran sebesar Rp 2,78 triliun untuk subsidi bahan bakar nabati (BBN) dalam rangka covid B30.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×