kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Tesla Berminat Investasi di Indonesia, Begini Kata Wakil Ketua Komisi VII DPR


Selasa, 07 Februari 2023 / 13:15 WIB
ILUSTRASI. Soal Tesla berminat investasi di RI, Wakil Ketua Komisi VII DPR: RI harus punya diplomasi kuat. REUTERS/Tatyana Makeyeva


Reporter: Arfyana Citra Rahayu, Muhammad Julian | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eddy Soeparno mengingatkan agar pemerintah memperhatikan kualitas investasi dalam menjaring calon investor seperti Tesla. Menurutnya, Indonesia memiliki posisi yang kuat untuk berdiplomasi menentukan kesepakatan-kesepakatan investasi.

“Kita enggak boleh minder sebagai bangsa, Indonesia produsen nikel terbesar, 25-30% dari produksi nikel dunia ada di Indonesia, jadi harus punya diplomasi kuat. Pengembangan baterai suplai chain ev kita salah satu komponen sangat penting, jangan jual murah Indonesia,” kata  Eddy saat ditemui wartawan di A One Hotel Kebon Sirih-Jakarta, Senin (6/2).

Seperti diketahui, Tesla Inc. dikabarkan mendekati kesepakatan awal untuk mendirikan pabrik di Indonesia. Pemberitaan Bloomberg menyebutkan, produsen kendaraan listrik tersebut berencana membangun pabrik dengan kapasitas produksi 1 juta mobil per tahun. 

Baca Juga: Ini Sejumlah Kesepakatan Jumbo Investasi di Industri Nikel Indonesia

Hanya saja, Tesla dan Indonesia belum menandatangani kesepakatan pendirian pabrik, sehingga masih ada kemungkinan niatan ini tidak jadi direalisasi. Sumber Bloomberg yang mengetahui proses pembahasan tersebut telah meminta untuk tidak disebutkan namanya, sebab pembicaraannya bersifat rahasia.

"Elon Musk dan perwakilan Tesla tidak segera menanggapi email yang meminta komentar," ujar sumber tersebut sebagaimana dikutip Bloomberg belum lama ini. 

Hubungan antara Tesla dan Pemerintah Indonesia memang makin “mesra” belakangan. Kontan.co.id mencatat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat mengunjungi Elon Musk pada Mei tahun lalu. Selang beberapa bulan kemudian, RI-Tesla mencapai kesepakatan pasokan nikel senilai US$ 5 miliar di bulan Agustus 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×