kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Tiga Hari Lagi, Damri Putuskan Naik Tidaknya Tarif Bus Bandara


Senin, 12 Juli 2010 / 12:16 WIB


Reporter: Gentur Putro Jati |



JAKARTA. Perusahaan Umum (Perum) Damri menjadi salah satu perusahaan yang terkena dampak langsung dinaikkannya tarif ruas tol Sedyatmo oleh PT Jasamarga Tbk sebesar 7%-12% mulai hari ini. Pasalnya, Damri merupakan operator bus AC yang biasa mengantarkan penumpang ke Bandara Soekarno-Hatta dari berbagai titik di Jabodetabek.

Meskipun mengaku perusahaannya bakal mengalami lonjakan biaya operasional, namun Direktur Komersial Damri Bagus Wisanggeni mengaku butuh waktu untuk menghitung besarnya kenaikan tarif bus Bandara setidaknya dalam tiga hari mendatang.

"Perlu dievaluasi dan dihitung berapa besar kenaikan tarif tol ini berdampak ke tarif bus Damri. Saya belum bisa bicara banyak, apakah tarif Rp 20.000 per penumpang saat ini masih cukup untuk menutupi kenaikan tarif tol atau harus dinaikkan. Beri saya waktu tiga hari," ujar Bagus kepada KONTAN, Senin (12/7).

Berdasarkan pengalaman kenaikan tarif tol sebelumnya, Damri menurutnya pasti akan menyesuaikan tarif tol yang ada kepada tarif bus yang dipungutnya ke penumpang.

"Kalau nanti sudah ada angka pasti kenaikan tarif busnya, tentu kami akan laporkan dulu ke Kementerian Perhubungan untuk mendapat persetujuan. Jika sudah oke, paling naiknya nanti di awal bulan depan," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×