kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Tingginya Permintaan India dan China Surung Kenaikan Produksi Batubara Indonesia


Selasa, 25 Mei 2010 / 13:00 WIB
Tingginya Permintaan India dan China Surung Kenaikan Produksi Batubara Indonesia


Reporter: Fitri Nur Arifenie |

JAKARTA. Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) menghitung, produksi batubara Indonesia tahun ini akan melonjak dari tahun lalu; yaitu mencapai 320 juta ton.

Tahun lalu, produksi batubara Indonesia hanya sebesar 300 juta ton. Dus, kenaikan produksi batu bara tahun ini dari tahun lalu sekitar 6,67%.

Ketua Umum APBI Bob Kamandanu bilang, kenaikan produksi ini dipicu oleh pasar batubara yang sedang tumbuh. Apalagi, permintaan batubara dunia, khususnya dari India dan China, mumbul saban tahun. Dus, kenaikan permintaan itu otomatis menyurung kenaikan produksi.

Menurut Bob, tahun ini permintaan batubara dari China sebesar 20 juta ton. Pasar China ini diisi oleh beberapa perusahaan, termasuk PT Berau Coal.

Tahun ini Berau Coal mendapatkan kontrak ekspor batubara ke China sekitar 3 hingga 4 juta ton. Sedangkan pada tahun lalu, ekspor Berau Coal ke China hanya sebesar 1 juta ton.

"Permintaan sedang bullish. Jadi batubara diminati di mana-mana," ujar Bob.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×