kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Tingkat hunian mal di Surabaya capai 80%


Rabu, 13 Juli 2016 / 22:34 WIB
Tingkat hunian mal di Surabaya capai 80%


Sumber: Kompas.com | Editor: Dikky Setiawan

SURABAYA. Dalam beberapa kasus, satu mal baru umumnya mampu mengamankan pra komitmen okupansi (tingkat hunian) penyewa sebelum operasional.

Meski begitu, hal tersebut masih memberikan ruang kosong pada awal tahun dan memengaruhi okupansi secara keseluruhan.

Beroperasinya Tunjungan Plaza V dan Marvel City selama setahun terakhir dan ditutupnya Golden City menambah ruang kosong sektor ritel di Surabaya.

Hal itu menyebabkan okupansi turun 1,7 persen secara tahunan menjadi 82,4 persen per Juni 2016 silam.

Lebih jauh lagi, dalam catatannya, Colliers International Indonesia mengantisipasi penurunan okupansi lebih besar lagi pada akhir 2016 ketika Supermall Pakuwon 2 resmi beroperasi.

Kendati performa okupansi menunjukkan tren menurun, Surabaya masih menjadi destinasi atraktif bagi perusahaan ritel domestik maupun asing untuk melebarkan sayap bisnisnya.

Riset Colliers menunjukkan, selama periode Januari-Juni 2016, beberapa perusahaan ritel asing seperti Uniqlo, H&M, Cotton On., IMAX, dan CGV menjadi penyewa pusat perbelanjaan di Surabaya.

Sementara itu Trans Retail Indonesia yang memiliki merek Transmart melanjutkan ekspansi dengan menyewa sekitar 9.000 meter persegi di salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya Barat. (Penulis: Ridwan Aji Pitoko)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×