kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,15%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Tingkat Okupansi 32 Unit Hotel Jaringan Hotel Indonesia Group (HIG) Terus Meningkat


Senin, 23 Oktober 2023 / 13:44 WIB
Tingkat Okupansi 32 Unit Hotel Jaringan Hotel Indonesia Group (HIG) Terus Meningkat
ILUSTRASI. PT Hotel Indonesia Group (HIG) mencatatkan okupansi yang terus meningkat di berbagai region hingga kuartal III-2023.


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Holding hotel Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Hotel Indonesia Natour melalui anak usahanya, PT Hotel Indonesia Group (HIG) mencatatkan 32 unit hotel dengan total 4.529 kamar yang tersebar di seluruh Indonesia dengan okupansi yang terus meningkat di berbagai region hingga kuartal III-2023.

Berdasarkan keterangan resmi HIG, Selasa (23/10), HIG mencatat Bali sebagai region dengan okupansi tertinggi pada triwulan ke III dengan rata-rata okupansi hotel jaringan HIG mencapai 80%, di mana Hotel Truntum Kuta sebagai leading dengan okupansi rata-rata sebesar 94%. Hotel yang baru saja melakukan rebranding pada 11 Oktober 2023 lalu tersebut terbukti memiliki kinerja operasional yang baik.

Hotel bintang 4 milik PT Hotel Indonesia Properti (HIPRO) ini juga menjadi hotel dengan okupansi tertinggi pada periode September 2023 dengan okupansi sebesar 92%.

Baca Juga: ITDC Fokus Jadikan The Mandalika Sebagai Destinasi Utama Sport Tourism di Indonesia

Selain itu, Inna Sindhu Bali Beach juga mencatatkan okupansi yang tinggi sebesar 94%, kinerja tertinggi selanjutnya yaitu Merusaka Nusa Dua dengan rata-rata okupansi sebesar 88%.

Di Region Nusa Tenggara, Hotel jaringan yang menjadi leading dengan okupansi tertinggi yaitu Meruorah Komodo Labuan Bajo sebesar 74%.

Hotel bintang 5 milik PT Indonesia Ferry Properti (IFPRO) ini juga menjadi okupansi tertinggi pada periode September 2023 dengan okupansi sebesar 72%.

Di Region Jawa, Hotel jaringan HIG yang menjadi leading yaitu The Manohara Hotel Yogyakarta dengan okupansi sebesar 81%.

Hotel bintang 4 milik PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko ini juga mencatatkan okupansi tertinggi pada September 2023 yaitu 78%.

Hotel dengan okupansi tertinggi selanjutnya yaitu KHAS Gresik sebesar 75%, dan selanjutnya yaitu KHAS Tegal dengan tingkat hunian sebesar 73%.

Baca Juga: Dyandra (DYAN) Optimistis Bisnis Unit Tourism Leisure Penuhi Target Pengunjung

Di Region Sumatera, hotel jaringan HIG dengan okupansi tertinggi yaitu KHAS Ombilin sebesar 70%. Hotel bintang 3 milik PT Bukit Multi Properti (BMP) ini juga menjadi leading di region sumatera pada bulan Agustus sebesar 85%.

Okupansi tertinggi selanjutnya dicatatkan oleh Hotel Truntum Padang dan KHAS Parapat.

Di Region Kalimantan dan Sulawesi, Hotel jaringan HIG terdiri dari KHAS Makassar milik PT Wijaya Karya Realty, Hotel Yulia Gorontalo milik PT Yulia Nusapala Gorontalo dan Cordia Hotel Banjarmasin milik PT Angkasa Pura I juga mengalami kinerja yang baik dan signifikan.

Peningkatan kinerja operasional hotel jaringan HIG pada kuartal III Tahun 2023 mencerminkan pemulihan trafik wisatawan di berbagai destinasi wisata yang mempengaruhi tingkat okupansi hotel jaringan HIG.

Selanjutnya: Kemenperin Resmi Mengukuhkan Pengurus IISIA Periode 2023-2025

Menarik Dibaca: Cobain 5 Treatment Wajah untuk Menghilangkan Bekas Jerawat dan Bopeng

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×