kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Tol Bawen-Salatiga siap beroperasi pada Juni 2016


Selasa, 26 April 2016 / 15:19 WIB
Tol Bawen-Salatiga siap beroperasi pada Juni 2016


Reporter: Eldo Christoffel Rafael | Editor: Dikky Setiawan

SEMARANG. Progres pembangunan jalan tol Semarang-Solo yang dioperasikan PT Trans Marga Jateng (PT TMJ) tengah memasuki masa konstruksi seksi tiga untuk ruas Bawen-Salatiga. 

Pengerjaan konstruksi tersebut sepanjang 17,50 kilometer yang terbagi dalam enam paket pengerjaan konstruksi (4 paket oleh PT TMJ dan 2 paket oleh Bina Marga).

Hingga awal triwulan pertama tahun 2016, paket 3.1 ruas Bawen-Polosiri yang dikerjakan PT Adhi Karya Tbk progres fisiknya telah mencapai 31,991%. 

Sedangkan untuk paket 3.2 ruas Polosiri-Sidorejo yang kerja operasionalnya oleh PT PP (Persero) Tbk, progres fisiknya baru mencapai 43,652%. 

Adapun, paket 3.3B dengan ruas Jembatan Kali Sanjoyo digarap operasional dengan PT PP dengan progress fisik baru mencapai 61,253%. Sementara, paket 3.3D Sidorejo-Tengaran yang dikerjakan oleh PT Nindya Karya KSO dengan PT Jaya Konstruksi telah mencapai progres fisik 28,068%.

Arie Irianto, Direktur Teknik dan Operasi PT TMJ mengatakan bulan 27 juni semua seksi nanti akan siap beroperasi 60%. Setelah mudik Lebaran tahun ini selesai, maka pengerjaan akan dirampungkan dan ditargetkan selesai pada agustus 2016.

"Target 27 Juni sudah siap beroperasi untuk golongan satu dan untuk tarifnya masih gratis," kata Arie.

PT TMJ sendiri merupakan usaha patunggan antara PT Jasa Marga Tbk dengan komposisi 73,91%, PT Astratel Nusantara 25% dan PT Sarana Pembangunan Jaya (BUMD) 1,09%. Jalan tol Semarang-Solo memiliki nilai investasi sebesar Rpf 7,30 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×