kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Total investasi Nestle menyentuh Rp 4,8 triliun


Senin, 12 September 2011 / 22:42 WIB
Total investasi Nestle menyentuh Rp 4,8 triliun
ILUSTRASI. Kemenaker memastikan, bantuan langsung tunai (BLT) subsidi gaji termin II sebesar Rp 1,2 juta tetap disalurkan. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Maria Rosita | Editor: Test Test

KARAWANG. Kebutuhan susu dalam negeri yang senantiasa meningkat membuat PT Nestle Indonesia rajin berekspansi. Hingga tahun ini, Nestle tercatat sudah menggelontorkan investasi hingga Rp 4,8 triliun.

Investasi ini di antaranya sebesar US$ 200 juta untuk membangun pabrik teranyar di Karawang, Jawa Barat. Pabrik yang ditargetkan beroperasi tahun 2013 ini merupakan pabrik keempat Nestle di Tanah Air. Sebelumnya, Nestle telah menggelontorkan investasi US$ 100 juta untuk memperluas pabrik di Kejayan, Pasuruan, Jawa Timur.

Presiden Direktur PT Nestle Indonesia, Arshad Chaudry bilang, kapasitas produksi pabrik Karawang lebih besar dibandingkan tiga pabrik sebelumnya. Ketiga pabrik ini berlokasi di Kejayan; Lampung; dan Cikupa, Tangerang, Banten. "Nestle akan terus berekspansi seiring permintaan dan naiknya kebutuhan konsumsi lokal," ujar Arshad di Karawang, Senin (12/9). Menurut Arshad, saban tahun penjualan rata-rata produk susu dalam negeri mencapai 160.000 ton atau setara dengan Rp 6,4 triliun.

Melihat pertumbuhan permintaan susu dalam negeri, Nestle menargetkan pembangunan pabrik baru akan mendongkrak penjualan Nestle di atas 10% per tahun. Sepanjang tahun lalu, pendapatan Nestle menyentuh lebih dari US$ 1 miliar. Menurut Arshad, kontribusi penjualan masih didominasi oleh Dancow. Selain itu, penjualan disumbang oleh produk kopi instan, permen, dan teh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×