kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   -30.000   -1,12%
  • USD/IDR 17.664   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

Total investasi pembangunan hanggar Lion Air di Batam capai Rp 10 triliun


Kamis, 15 Agustus 2019 / 07:21 WIB
ILUSTRASI. Batam Aero Teknik (BAT) Lion Air Group


Reporter: | Editor: Yudho Winarto

Oleh karena itu GMF AeroAsia dan Batam Aero Technic bekerjasama dalam pengembangan ini. Sekarang besarnya jumlah populasi pesawat udara yang dimiliki dan dioperasikan juga lebih dari 700 pesawat.

Dengan mengembangkan sektor MRO tersebut, jia juga berharap mampu menciptakan dan penambahan lapangan kerja. Saat ini dari GMF terhitung ada 4.938 pekerja sedangkan dari BAT berjumlah 5.393 tenaga kerja, dengan kerja sama ini diproyeksikan akan menambah tenaga kerja hingga lebih dari 10.000 orang.

Baca Juga: 3 Destinasi Indonesia yang Masuk Rute Penerbangan Singapore Airlines

Makanya, seiring dengan ikhtiar terus membangun hangar mereka juga memastikan ketersediaan SDM. Guna mendukung tersedianya jumlah SDM atau tenaga kerja berdaya saing, Lion Air Group mendirikan Kirana Angkasa Politeknik yang bergerak di bidang pendidikan khususnya pendidikan aviasi.

Pendirian ini bertujuan untuk menambah tenaga kerja dengan keahlian sebagai mekanik atau teknisi pesawat.

Baca Juga: Pengamat nilai regulasi tarif LCC tanpa kepastian

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×