kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Toyota target produksi 800.000 mobil di 2017


Kamis, 31 Januari 2013 / 13:00 WIB
ILUSTRASI. Sebelum Diberikan Ke Kucing, Ketahuilah Obat-Obatan Manusia Ini Beracun untuk Kucing.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Toyota Indonesia menyiapkan setidaknya tiga model baru untuk dirakit di Indonesia dalam tiga tahun ke depan. Ini merupakan pembuktian Toyota untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi dan penjualannya di Asia.

Toyota akan menambah model baru rakitan lokal untuk segmen baru. "Tahun ini sudah pasti ada model baru. Setiap tahun akan ada model baru," beber I Made Dana Tangkas, Director External & Corporate Affairs Directorate, Production & Logistic Control Directorate PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Jakarta Selatan, kemarin (30/1).

Dijelaskan, komitmen Toyota di Indonesia selaras dengan fokus Toyota Motor Corporation di empat negara Asia, yaitu China, India, Thailand, dan Indonesia. Potensi pasar Indonesia dengan jumlah penduduk terbesar di Asia Tenggara membuat Toyota tidak mau kehilangan kesempatan. "Ketimbang harus impor, lebih baik dirakit di sini karena pasar domestik besar," beber Made.

Untuk menarik investor, menurut Made, pemerintah wajib memperkuat infrastruktur dan sumber daya manusia. "Kami butuh dukungan dari pemerintah. Ciptakan sekolah khusus otomotif agar tersedia tenaga siap pakai seperti di Thailand. Jalan dibangun, akses distribusi sampai pelabuhan diperbaiki. Ini yang diperlukan," lanjut Made.

"Target Toyota menguasai 40% total pasar Indonesia. Kalau pada 2017 penjualan mencapai 2 juta unit, berarti kami harus memproduksi 800.000 mobil. Itulah rencana kami ke depan," tutup Made. (Agung Kurniawan/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×