kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

TPIA dirikan anak usaha Chandra Asri Perkasa


Senin, 03 April 2017 / 18:46 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk resmi mendaftarkan anak perusahaan baru untuk lini produksi etilena ke Kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). “Pabrik cracker kedua tersebut bernama PT Chandra Asri Perkasa

"Kapasitas produksi sebesar 1 juta ton per tahun,” kata Direktur PT Chandra Asri Petrochemical Tbk, Suryandi ditemui KONTAN disela pendaftaran, di kantor BKPM (3/4).

Vice President Corporate Relations, Suhat Miyarso, mengatakan, pemegang saham perusahaan anyar tersebut dikuasai TPIA sebanyak 99%. Sedang sisanya, 1% dimiliki oleh anak usaha TPIA juga yakni PT Styrindo Mono Indonesia. Suhat juga bakal menjabat sebagai Direktur Utama PT Chandra Asri Perkasa.

Investasi untuk ekspansi bisnis ini bakal dilakukan secara bertahap. “Totalnya US$ 5 miliar. Saat ini yang kita daftarkan ke BKPM senilai US$ 1,95 miliar,” sebut Suhat saat ditemui di Kantor BKPM (3/4).

Sisa dari total dana ekspansi bakal digunakan untuk produksi hilir petrokimia. “Misalnya dari ethylene kita bikin polyethylene, Py Gas menjadi C4 dan sebagainya,” kata Suhat. Ia menambahkan, tak menutup kemungkinan TPIA memperoleh dana dari pinjaman dalam maupun luar negeri.

Sedangkan PT Chandra Asri Perkasa dijadwalkan bisa mengoperasikan pabriknya di 2021. Selain ethylene, Chandra Asri Perkasa juga memproduksi phy gas sebanyak 450.000 ton per tahun dan prophylene 550.000 ton per tahun. Luas lahan untuk pabrik tersebut 100 hektare (ha) yang berlokasi di Anyer. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×