kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Persaingan OTT Kian Seru, Netflix Siapkan Paket Beriklan, Langganan Lebih Murah


Jumat, 15 Mei 2026 / 22:06 WIB
Persaingan OTT Kian Seru, Netflix Siapkan Paket Beriklan, Langganan Lebih Murah
ILUSTRASI. Logo Netflix di salah satu gedung perusahaan di lingkungan Hollywood di Los Angeles, California, AS, (REUTERS/Daniel Cole)


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Model bisnis berbasis iklan semakin menjadi andalan platform streaming global untuk memperluas pasar. Model ini sekaligus meningkatkan pendapatan di tengah persaingan industri digital yang semakin ketat. Tren ini juga mulai menyasar pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Nah, di tengah semakin ketatnya persaingan bisnis streaming over the top (OTT), para pemainnya harus pintar berstrategi. Netflix misalnya akan memperluas paket berlangganan dengan iklan ke 15 negara baru mulai tahun 2027, termasuk Indonesia. Langkah ini untuk menghadirkan pilihan paket dengan harga lebih terjangkau sekaligus memperkuat bisnis iklan digital perusahaan.

President of Advertising Netflix, Amy Reinhard mengatakan, ekspansi tersebut diharapkan memberi lebih banyak pilihan bagi pelanggan serta membuka peluang baru bagi pengiklan.

Baca Juga: Adopsi Hybrid Meningkat, Confluent Hadirkan Solusi Data Streaming Privat Cloud

"Bagi anggota, ini berarti lebih banyak pilihan untuk menikmati Netflix dengan harga yang sesuai kebutuhan mereka. Sementara bagi pengiklan, ini membuka peluang untuk terhubung dengan lebih banyak penggemar Netflix yang aktif dan terlibat di seluruh dunia,” ujar Amy, dalam rilis ke Kontan.co.id, Jumat (15/5).

Ekspansi paket beriklan juga mencakup Austria, Belgia, Kolombia, Denmark, Thailand, Irlandia, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Peru, Filipina, Polandia, Swedia, dan Swiss.

Netflix pertama kali meluncurkan paket beriklan pada tahun 2022 di 12 negara. Saat ini, layanan tersebut telah menjangkau lebih dari 250 juta pengguna aktif bulanan global dan menyumbang lebih dari 60% total pelanggan baru pada kuartal I tahun ini.

Perusahan ini juga bekerja sama dengan lebih dari 4.000 pengiklan global atau meningkat 70% dibandingkan tahun sebelumnya. Netflix memproyeksikan pendapatan iklan tahun ini mencapai sekitar US$ 3 miliar, atau dua kali lipat dibandingkan 2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×