kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Trafik paket internet Speedy melorot 46% selama Lebaran


Senin, 05 September 2011 / 10:03 WIB
Trafik paket internet Speedy melorot 46% selama Lebaran
ILUSTRASI. Karyawan menunjukkan kepingan emas di Toko Mas International, Pasar Mayestik, Jakarta, Selasa (3/11/2020).


Reporter: Dani Prasetya | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Trafik layanan paket internet cepat Speedy melorot 46% selama periode Lebaran. Tingkat kepadatan penggunaan produk milik PT Telkom (Persero) Tbk (TLKM) pada Idul Fitri tercatat sebesar 72,09 Gbps atau turun 46% dibanding sebelum Lebaran yang mencapai 134 Gbps.

Menurut Operations Vice President Public Relations PT Telkom (Persero) Tbk Agina Siti Fatimah, penurunan itu merupakan hal yang wajar terjadi mengingat aktivitas sebagian besar pelanggan yang berjumlah 2,1 juta itu terfokus pada persiapan mudik dan menyambut Lebaran.

Alur penurunan trafik Speedy itu, jelasnya, terlihat sejak memasuki cuti bersama. Yaitu pada periode 25-31 Agustus 2011. Penurunan mencapai titik terendahnya tepat pada hari pertama Lebaran yaitu 31 Agustus 2011. "Tapi berangsur naik pada 1 September 2011 seiring dengan kembalinya aktivitas sebagian besar masyarakat," katanya, pada siaran pers yang diterima KONTAN Minggu (4/9).

Berbeda dengan Speedy, trafik paket data melalui layanan FlexiNet Unlimited justru meningkat 32% saat Lebaran yaitu mencapai 16 terrabite.

Bahkan, segmen telepon tetap tanpa kabel (fixed wireless access/FWA) Telkom Flexi pun mengalami peningkatan panggilan saat Lebaran mencapai 33 juta panggilan per hari yang setara dengan 46 juta menit.

Peningkatan panggilan itu menunjukkan adanya kenaikan sebesar 23% ketimbang hari biasa. Sementara untuk trafik pesan singkat (short message service/SMS) naik menjadi 42 juta SMS atau meningkat 25% dari hari biasa.

Peningkatan itu, menunjukkan hampir sekitar 18,5 juta pelanggan Flexi masih mengandalkan SMS sebagai sarana pengiriman ucapan hari raya. Meski demikian, dia mengakui, tahun ini makin beragam karena adanya layanan berbasis data seperti jejaring sosial, pesan langsung (instant messaging) dan surat elektronik (push e-mail).

"Kami terus pantau perkembangan tersebut untuk memastikan tidak terganggunya layanan, baik pada segmen Flexi, Speedy, SLI maupun telepon rumah," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×