kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Tren Desain Bangunan Modern Menggabungkan Efisiensi, Estetika dan Tata Udara


Minggu, 30 November 2025 / 16:57 WIB
Tren Desain Bangunan Modern Menggabungkan Efisiensi, Estetika dan Tata Udara
ILUSTRASI. Inspirasi Model Ruang Makan Minimalis Modern untuk Rumah Idaman 2025


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebutuhan sebuah ruangan yang bukan hanya indah,  juga nyaman dan efisien, kini mendorong perubahan pendekatan di industri arsitektur dan desain interior. Para pelaku industri melihat, tata udara yang sebelumnya dianggap aspek teknis, mulai menjadi faktor strategis dalam menciptakan nilai tambah bagi hunian maupun bangunan komersial.

Nah perhatian terhadap kualitas tata udara dalam bangunan semakin mendapat tempat di kalangan arsitek dan desainer interior. Terlihat dari pendaftar Daikin Designer Awards 2025 mencapai sekitar 1.700. Naik dibanding ahun-tahun sebelumnya. 

Tingginya partisipasi dalam Daikin Designer Awards 2025 menjadi salah satu indikator, pasar semakin menuntut desain yang menggabungkan estetika, efisiensi energi, serta sistem tata udara yang tepat.

Presiden Direktur PT Daikin Airconditioning Indonesia, Shinji Miyata menyebutkan, meningkatnya minat ini sebagai sinyal kuat,  konsumen semakin sadar pentingnya kualitas udara dalam ruang.

Baca Juga: Arsitektur Hijau Makin Diminati, OGRA 2025 Dorong Desain Atap Berkelanjutan

“Desain yang baik tidak berhenti pada keindahan, juga bagaimana ruang itu mendukung kesehatan, produktivitas, dan pengalaman pengguna,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Minggu (30/11). 

Tahun ini, kompetisi diperluas melalui kolaborasi lintas negara dengan Malaysia. Pembukaan pasar gagasan dan standar desain antar kedua negara memunculkan peluang komersial baru.

Dari sisi pelaku industri, Miyata menegaskan, tren ini membuka peluang lebih luas bagi arsitek, desainer interior dan pengembang. “Ada kebutuhan besar untuk desain, bukan hanya menarik secara visual, tapi juga mendukung operasional dan efisiensi bangunan. Ini menjadi daya saing baru di industri,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×