Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebutuhan sebuah ruangan yang bukan hanya indah, juga nyaman dan efisien, kini mendorong perubahan pendekatan di industri arsitektur dan desain interior. Para pelaku industri melihat, tata udara yang sebelumnya dianggap aspek teknis, mulai menjadi faktor strategis dalam menciptakan nilai tambah bagi hunian maupun bangunan komersial.
Nah perhatian terhadap kualitas tata udara dalam bangunan semakin mendapat tempat di kalangan arsitek dan desainer interior. Terlihat dari pendaftar Daikin Designer Awards 2025 mencapai sekitar 1.700. Naik dibanding ahun-tahun sebelumnya.
Tingginya partisipasi dalam Daikin Designer Awards 2025 menjadi salah satu indikator, pasar semakin menuntut desain yang menggabungkan estetika, efisiensi energi, serta sistem tata udara yang tepat.
Presiden Direktur PT Daikin Airconditioning Indonesia, Shinji Miyata menyebutkan, meningkatnya minat ini sebagai sinyal kuat, konsumen semakin sadar pentingnya kualitas udara dalam ruang.
Baca Juga: Arsitektur Hijau Makin Diminati, OGRA 2025 Dorong Desain Atap Berkelanjutan
“Desain yang baik tidak berhenti pada keindahan, juga bagaimana ruang itu mendukung kesehatan, produktivitas, dan pengalaman pengguna,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Minggu (30/11).
Tahun ini, kompetisi diperluas melalui kolaborasi lintas negara dengan Malaysia. Pembukaan pasar gagasan dan standar desain antar kedua negara memunculkan peluang komersial baru.
Dari sisi pelaku industri, Miyata menegaskan, tren ini membuka peluang lebih luas bagi arsitek, desainer interior dan pengembang. “Ada kebutuhan besar untuk desain, bukan hanya menarik secara visual, tapi juga mendukung operasional dan efisiensi bangunan. Ini menjadi daya saing baru di industri,” katanya.
Selanjutnya: Investor Asing Cabut, Bank Menambah Kepemilikan pada SRBI
Menarik Dibaca: Resep Donat Mochi Super Chewy dan Lumer yang Anti Gagal
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













