kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Triasmitra Group menawarkan obligasi senilai maksimal Rp 700 miliar


Rabu, 02 Desember 2020 / 21:29 WIB
ILUSTRASI. Pekerja memeriksa gulungan kabel optik sebelum ditanam di bawah laut saat peresmian Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Jakarta-Surabaya (Jayabaya) di Cilegon, Banten, Selasa (18/9). ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/wsj/18.


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Ketrosden Triasmitra, perusahaan pembangunan, penjualan dan pemeliharaan jaringan telekomunikasi kabel fiber optik di Indonesia menawarkan Obligasi Ketrosden Triasmitra I Tahun 2020. Obligasi Ketrosden Triasmitra I Tahun 2020 ditawarkan sebanyak-banyaknya Rp 700 miliar.

Terdiri atas dua seri yaitu Seri A dan Seri B, masing-masing berjangka waktu tiga dan lima tahun. Perseroan ini memperoleh hasil pemeringkatan idAAAcg (Triple A; Corporate Guarantee) atas surat utang jangka panjang dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Titus Dondi, CEO Triasmitra Group, mengatakan, penawaran umum obligasi ini salah satu langkah pendanaan strategis untuk pengembangan bisnis untuk lima tahun ke depan. Penjamin pelaksana emisi (underwriter) adalah  PT Indo Premier Sekuritas”. 

Dana penawaran umum obligasi  untuk pelunasan pinjaman terkait proyek  jalur kabel fiber optik Jayabaya (Jakarta-Surabaya) dan Damai (Medan-Dumai). Selain itu,  untuk investasi barang modal, dan pengembangan bisnis pemeliharaan kabel fiber optik.

Menurut Titus, obligasi ini mendapat penanggungan penuh dari Credit Guarantee and Investment Facility, A Trust Fund of Asian Development Bank (CGIF). CGIF memiliki fungsi utama sebagai pemberi jaminan kredit untuk penerbitan obligasi bermata uang lokal oleh emiten-emiten di wilayah ASEAN+3, termasuk Indonesia.

"Dengan penanggungan penuh  CGIF, dana yang akan diinvestasikan calon investor akan lebih aman dan terlindungi," klaim Titus, dalam siaran pers yang diterima Kontan.co.id, Rabu (2/12).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×