CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Turis Tiongkok suka wisata bahari


Senin, 24 Juli 2017 / 18:29 WIB


Reporter: Jane Aprilyani | Editor: Markus Sumartomjon

JAKARTA. Wisatawan asal negeri Tiongkok makin getol datang ke Indonesia. Salah satunya adalah ke Manado, Sulawesi Utara.

Menurut I Gde Pitana, Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara, Kementerian Pariwisata. selama periode musim liburan ini, tercatat ada 19 penerbangan carter  per minggu yang terbang dari beberapa lokasi di China menuju Manado.  

Setiap kali penerbangan, ada sekitar 200 sampai 212 penumpang. "Selama periode 1 Juli 2017 sampai Rp 20 Juli 2017 sudah ada 47.794 pelancong Tiongkok berkunjung ke Sulawesi Utara," katanya, Senin (24/7).

Sedangkan di periode Juni-Juli, kata Pitana, ada 19 penerbangan carter dari China ke Manado. Penerbangan ini berasal dari beberapa daerah di sana, seperti Changsa, Guangzhou, Wuhan, Sanghai, Shenzen, Chongqing, Chengdu, dan Kunming.

Ia optimistis tambahan penerbangan tersebut membuat target mendatangkan 130.000 turis Tiongkok hingga akhir tahun ini bisa tercapai. Alasannya simpel. Pelancong asal China sangat suka wisata bahari.

Kebetulan, Manado ada obyek wisata pantai dan menyelam di  Taman Laut Bunaken yang sudah mendunia. "Kalau obyek wisata pegunungan di China justru jauh lebih bagus. Karena itu, tiap kali satu rombongan datang, pasti jadwal pertama adalah ke Bunaken," timpalnya.

 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×