CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

PTPN Group Gandeng KUAB Percepat Pengembangan Ekosistem Kedelai Nasional


Minggu, 13 September 2026 / 20:36 WIB
PTPN Group Gandeng KUAB Percepat Pengembangan Ekosistem Kedelai Nasional
ILUSTRASI. PTPN III dan PT Karya Unggulan Anak Bangsa (KUAB) melakukan MoU untuk pengembangan kedelai nasional pada Jumat (11/9/2026).


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) bekerja sama dengan PT Karya Unggulan Anak Bangsa (KUAB) untuk mempercepat pengembangan kedelai nasional dan mendukung tercapainya swasembada pangan

Keduanya meneken nota kesepahaman untuk mengembangkan budidaya kedelai dari hulu hingga hilir, termasuk membangun Pusat Pengembangan Benih Kedelai guna menyediakan benih berkualitas bagi petani. Penandatangan itu disaksikan  Hashim S. Djojohadikusumo selaku utusan Khusus Presiden RI.

Direktur Utama PTPN III (Persero) Denaldy Mulino Mauna mengatakan, PTPN Group berkomitmen mendukung pengembangan kedelai nasional dengan mengoptimalkan aset dan kapabilitas perusahaan. 

Ia bilang, PTPN Group akan berperan dalam koordinasi dan fasilitasi kerja sama, sementara pelaksanaannya dilakukan bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan lahan, produktivitas, model bisnis, dan keberlanjutan program.

“Program ini akan dijalankan secara bertahap agar model bisnis, produktivitas, kesiapan lahan, serta keberlanjutannya dapat diuji dan dievaluasi secara objektif,” kata Denaldy dalam keterangan tertulisnya, Minggu (13/9/2026).

Baca Juga: Kinerja PTPN Group Tumbuh Positif

Sementara itu, Hashim menilai kerja sama PTPN Group dan PT KUAB strategis untuk mendukung swasembada kedelai. Ia berharap Indonesia dapat mencapai swasembada dalam 3–4 tahun melalui pengembangan ekosistem perbenihan yang memasok benih kepada koperasi dan petani di berbagai daerah. 

Menurut Hashim, program ini sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional.

Dalam kerja sama ini, PTPN I, PTPN IV PalmCo, dan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) akan berkontribusi melalui pengelolaan lahan masing-masing. Sementara PT KUAB menangani budidaya, teknologi dan varietas kedelai MIGO, pendanaan, serta transfer pengetahuan.

Pengembangan kedelai tersebut memiliki potensi lahan sekitar 4.800 hektare. Lokasi tersebut meliputi Kebun Jalupang di Kabupaten Subang, Kebun Pasir Badak di Kabupaten Sukabumi, Kebun Cikumpay di Kabupaten Purwakarta, Kebun Cibungur di Kabupaten Sukabumi, Kebun Cisalak Baru di Kabupaten Lebak, serta areal PG Jatitujuh di Kabupaten Majalengka.

Baca Juga: Memperkuat Bisnis Karet, PTPN III Bidik Porsi Produk Premium hingga Mencapai 70%

Selain budidaya, kerja sama ini juga diarahkan untuk membangun Pusat Pengembangan Benih Kedelai guna memperkuat pasokan benih berkualitas sekaligus mendukung pengembangan kedelai bersama koperasi dan petani di berbagai daerah.

Inisiatif ini sejalan dengan rencana Pemerintah menugaskan PTPN Group mengembangkan kedelai hingga 250.000 ha secara bertahap sampai 2029. Kerja sama dengan PT KUAB diharapkan dapat memperkuat kesiapan ekosistem, model pengembangan, dan kapasitas produksi kedelai nasional.

Nota Kesepahaman ini menjadi landasan awal untuk mengkaji aspek teknis, produktivitas, model bisnis, kesiapan lahan, dan keberlanjutan program. Sebelumnya, PTPN Group dan PT KUAB telah melakukan pemeriksaan lapangan, pemetaan lahan, serta pembahasan kesesuaian lokasi budidaya.

Kolaborasi ini diharapkan memperkuat ekosistem kedelai nasional, mulai dari pengembangan benih dan budidaya hingga peningkatan kapasitas petani, guna mendukung percepatan swasembada kedelai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×