kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Urai kepadatan, Jasa Marga perpanjangan contraflow di jalan tol Jakarta-Cikampek


Kamis, 24 Desember 2020 / 11:14 WIB
Urai kepadatan, Jasa Marga perpanjangan contraflow di jalan tol Jakarta-Cikampek
ILUSTRASI. Arus mudik saat libur Natal dan Tahun Baru di Cikampek


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Untuk mengurai kepadatan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) arah Cikampek, Jasa Marga atas diskresi Kepolisian memperpanjang pemberlakuan rekayasa lalu lintas contraflow yang sebelumnya dilakukan mulai dari KM 47, menjadi KM 40+600 hingga KM 61 arah Cikampek sejak pukul 09.40 WIB. 

Widiyatmiko Nursejati, General Manager Representative Office 1 Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division mengatakan, dengan diberlakukannya  contraflow, diharapkan dapat mencairkan kepadatan yang terjadi di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek. 

Jasa Marga juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar memastikan kendaraan dalam keadaan prima, saldo uang elektronik cukup, mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan serta membawa bekal untuk menghindari kerumunan atau kepadatan di rest area. 

Baca Juga: Kendaraan pribadi kena rapid test antigen acak, tak dipungut biaya

"Selalu berhati-hati dalam berkendara, patuhi rambu-rambu dan ikuti arahan petugas di lapangan," ujar Widiyatmiko dalam siaran resmi yang diterima Kontan.co.id, Kamis (24/12).

Sebelumnya, Operation and Maintenance Management Group Head Jasa Marga Pratomo Bimawan Putra menjelaskan, puncak arus lalu lintas keluar Jabotabek dalam rangka libur Natal 2020 diprediksi pada Kamis, (24/12). Sedangkan, prediksi puncak arus lalu lintas kembali menuju Jakarta terjadi pada hari Minggu (27/12).

Diprediksi jumlah kendaraan yang keluar dari wilayah Jabotabek saat libur Natal (23–27 Desember 2020) mencapai 842.000 kendaraan, naik 15,4% dari arus lalu lintas (lalin) normal pada November 2020 atau naik 0,8% dari tahun 2019.

"Pada puncak arus lalu lintas keluar Jakarta di 24 Desember 2020, diprediksi sebanyak 206.000 kendaraan akan melintasi 4 Gerbang Tol (GT) utama, yakni GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan) serta GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur),” kata Bima.

Sementara itu, jumlah kendaraan kembali menuju Jabotabek setelah libur Natal diproyeksi mencapai 823.000 kendaraan. Naik 17,9% dibandingkan lalin normal (November 2020) atau naik 10,5% dari tahun 2019. 

Di mana, pada puncak arus lalu lintas kembali ke Jakarta yang jatuh pada Minggu (27/12), diprediksi sebanyak 196.000 kendaraan akan melintasi 4 gerbang tol utama.

Di sisi lain, untuk mengantisipasi kepadatan saat periode libur akhir tahun, Jasa Marga telah menyiapkan langkah antisipasi terkait kepadatan lalu lintas di Gerbang Tol Utama. Salah satunya dengan peningkatan layanan transaksi dengan menyiapkan mobile reader untuk menambah kapasitas di Gerbang Tol Utama.

Hal tersebut khususnya dilakukan untuk gerbang tol utama yang diproyeksi mengalami peningkatan volume transaksi, seperti GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Ciawi, GT Cileunyi, GT Kalikangkung, GT Banyumanik, GT Waru Gunung dan GT lainnya, serta memastikan keberfungsian peralatan tol dan kelengkapan operasional di setiap Gerbang Tol.

Baca Juga: Astra Tol Cipali antisipasi lonjakan volume kendaraan libur Natal dan Tahun Baru

Langkah antisipasi lainnya adalah antisipasi kepadatan lalu lintas di sepanjang ruas jalan tol yang dilakukan dengan penyiagaan sarana prasarana dan penempatan personel untuk rekayasa lalin pada titik-titik rawan kepadatan, menurunkan Satgas Jasa Marga Siaga. 

Selain itu ada pula penyediaan Pos Pantau, berkoordinasi dengan Kepolisian (Korlantas) dan Ditjen Hubdat Kementerian Perhubungan untuk melakukan rekayasa lalin seperti contraflow, oneway, pengaturan angkutan barang dan rekayasa lalin lainnya, serta memastikan keberfungsian CCTV, Variable Message Sign (VMS), VMS Mobile, Remote Traffic Microwave Sensor (RTMS) dan radio komunikasi untuk memantau kondisi lalin serta percepatan informasi.

Selain itu, Jasa Marga juga menyiapkan antisipasi pada titik-titik rawan gangguan melalui langkah-langkah berupa penghentian sementara pekerjaan proyek yang berpotensi mengganggu lalin, melakukan langkah preventif genangan dengan normalisasi, pembersihan drainase dan pembangunan tanggul penahan banjir, menyiagakan personil dan sarana untuk antisipasi keadaan darurat apabila terjadi genangan air, melakukan koordinasi dengan kontraktor pelaksana untuk antispasi genangan air pada lokasi proyek di Ruang Milik Jalan (Rumija) Jalan tol.

Langkah Antisipasi berikutnya adalah upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau Rest Area. Jasa Marga melalui anak usahanya Jasamarga Related Business (JMRB) menekankan penerapan protokol kesehatan secara ketat di seluruh Rest Area Jasa Marga.

Selanjutnya: Ini kesiapan Jasamarga Nusantara Tollroad hadapi lonjakan kendaraan Nataru

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×